SFC Update

Tidak Tertarik Miliki Sriwijaya FC, Muddai Madang Berminat Lepaskan Saham,

H. Muddai Madang, mengatakan akan mengikuti arahan Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin terkait dengan Sriwijaya FC ke depan.

Tidak Tertarik Miliki Sriwijaya FC, Muddai Madang Berminat Lepaskan Saham,
Dok. Pemprov Sumsel
Konfrensi pers bersama Direktur PT SOM, Muddai Madang, di Hotel Horison Ultima, Senin (7/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Weni Wahyuny

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Komisaris Utama sekaligus Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri, H. Muddai Madang, mengatakan akan mengikuti arahan Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin terkait dengan Sriwijaya FC ke depan.

Hal tersebut disampaikan Muddai usai Press Conference bersama Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, terkait dengan Sriwijaya FC di Hotel Horison Ultima Palembang, Senin (7/1/2019).

“Kita ikut arahan pak gubernur saja lah, saya ikut saja,” kata Muddai.

Muddai menjelaska,n saham PT SOM berubah pada Juli 2018 yang sebelumnya kepemilikannya dimiliki oleh beberapa orang, pada Juli 2018 lalu hanya dimiliki oleh dirinya dan Yayasan Sepakbola.

“Waktu Juli berubah, saya kan mau bertanggung jawab, saya kan mesti tahu yang mau setor siapa."

"Kalau nggak ada yang setor, cuma saya yang setor, konsekuensinya harus ada yang dikurangi (sahamnya) kan begitu, sederhananya begitu."

"Mekanismenya, ada aturannya, aturannya UU perseroan. Itu kan notaris yang bikin, bukan saya,” ujarnya.

Gubernur Sumsel Herman Deru saat memberikan keterangan pers usai melakukan konfrensi pers terkait nasib Sriwijaya FC di Horison Ultima Hotel, Senin (7/1/2019).
Gubernur Sumsel Herman Deru saat memberikan keterangan pers usai melakukan konfrensi pers terkait nasib Sriwijaya FC di Horison Ultima Hotel, Senin (7/1/2019). (SRIPOKU.COM/RESHA)

Ia melanjutkan, saham tersebut dimilikinya sebesar 88 persen sementara sisanya oleh Yayasan Sekolah Sepakbola.

“Yayasan ini kan sepanjang ini tidak pernah setor, tidak ada ikut membiayai, tidak pernah karena memang tergantung dari dana pemerintah."

"Pemerintah kan tidak boleh berikan dana sementara yayasan sendiri belum punya kemampuan mencari dana jadi tidak pernah setor,” bebernya.

Halaman
123
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved