Banyak Yang Salah Kaprah, Jangan Hidari Olahraga Meski Terkena Penyakit Jantung, Ini Alasannya

mereka yang salah kaprah dengan menghindari olahraga. Padahal, olahraga adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga kesehatan jantung.

Banyak Yang Salah Kaprah, Jangan Hidari Olahraga Meski Terkena Penyakit Jantung, Ini Alasannya
SRIPOKU.COM/ANTON
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM-- Setelah berhasil berjuang dari serangan jantung, banyak orang melakukan segala cara agar penyakit mematikan itu tak datang kembali.

Namun, banyak dari mereka yang salah kaprah dengan menghindari olahraga.

Padahal, olahraga adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga kesehatan jantung.

"Kami memiliki bukti kuat bahwa melakukan olahraga aerobik secara teratur setelah serangan jantung mengurangi risiko kematian," kata Erik Van Iterson, Direktur pusat rehabilitasi jantung.

Meski Turun Kasta ke Liga 2, Para Pemain Mitra Kukar Tetap Pilih Bertahan, Faktor Ini Penyebabnya

Titisan Lionel Messi Resmi Bergabung ke Real Madrid, Ini 2 Kelebihan Yang Dimilikinya

Ilustrasi sakit jantung
Ilustrasi sakit jantung (SRIPOKU.COM/ANTON)

Menurutnya, banyak orang mengira menghindari olahraga dapat mencegah stres pada jantung.

Sebaliknya, jantung yang telah mengalami kerusakan perlu diperkuat, bukan dimanjakan.

“Jika kita tidak rajin olahraga sebelum menderita serangan jantung, penting bagi kita untuk menjadikan olahraga sebagai prioritas," ucapnya.

Jika kita aktif berolahraga sebelum terkena serangan jantung, Dr. Van Iterson menyarankan kita agar tak takut melanjutkan kegiatan yang sama, saat mendapat izin dari dokter.

Ia menambahkan, cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan mendaftar dalam program rehabilitasi jantung.

"Faktanya, kami merekomendasikan rehabilitasi jantung untuk semua pasien setelah serangan jantung,” tambahnya.

Halaman
1234
Editor: ewis herwis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved