Berita Pagaralam

BREAKING NEWS : Kasus Pembunuhan Berencana Ibu & Anak di Pagaralam Terungkap, Ternyata Ini Pelakunya

Diketahui mayat tersebut yaitu Poniah (39) warga Gunung Gendang Kelurahan Besemah Serasan Kecamatan Pagaralam Selatan Kota Pagaralam yang dinyatakan m

BREAKING NEWS : Kasus Pembunuhan Berencana Ibu & Anak di Pagaralam Terungkap, Ternyata Ini Pelakunya
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
TERSANGKA PEMBUNUH : Tampak tiga tersangka yang merencanakan pembunuhan Ponia (39) dan Selvia (13) anak dan ibu yang ditemukan dialiran Sungai Lematang beberapa waktu lalu. 

 Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Masih ingat penemuan mayat yang menggemparkan warga di Lekung Daun Kecamatan Pagar Gunung Kabupaten Lahat Sumatera Selatan, dialiran sungai Lematang, pada Senin (24/12/2018) oleh jajaran kepolisian resort (Polres) Lahat.

Diketahui mayat tersebut yaitu Poniah (39) warga Gunung Gendang Kelurahan Besemah Serasan Kecamatan Pagaralam Selatan Kota Pagaralam yang dinyatakan menghilang bersama putrinya Selfia (13) sejak Rabu (19/12/2018).

Berselang empat hari kemudian, Jumat (28/12/2018) anggota dan warga kembali menemukan jenazah kali ini jenazah merupakan Selvia (13) yang merupakan anak Poniah mayat yang pertama kali diditemukan dialiran sungai yang sama.

Mengetahui Poniah adalah warga Pagaralam dan diduga kuat adalah korban pembunuhan, Kapolres Pagaralam AKBP Trisaksono Puspo Aji SIk MH langsung menginstruksikan jajarannya dibawah pimpinan Kasat Reskrim IPTU Acep Yuli Sahara untuk melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Polsek Pulau Pinang (Lahat).

Tidak buang waktu, meskipun belum mendapat laporan dari keluarga korban anggota Polres Pagaralam langsung bergerak dan berkoordinasi dengan Polsek Pulau Pinang Lahat.

"Tim langsung mendatangi kediaman korban serta tempatnya bekerja, guna mencari data serta informasi mendalam dari pihak keluarga dan orang terdekat lainnya," ujar IPTU Acep.

Informasi dari kerabat dan keluarga dan keterangan yang sangat signifikan dimana anak kedua korban S (8) yang meliahat ibu dan kakaknya dijemput tante Tika Herli (30) bersama seorang lelaki yang tidak turun dari mobil, pada Rabu sore.

"Berbekal informasi dari keluarga korban, polisi kemudian menginventarisasi barang milik korban, termasuk buku tabungan untuk mendalami kemungkinan motif perampokan. Kita juga melakukan identifikasi ke beberapa ATM yang kemungkinan akan didatangi korban," katanya.

Dari rekaman kamera pemantau ATM Bank BRI dan BCA, terlihat penampakan korban dan Tika pada sore dimana dinyatakan korban dan putrinya menghilang.

Halaman
123
Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved