HD Optimis Kawasan Ekonomi Khusus TAA Sumsel Segera Terwujud, 14 Investor Siap Berinvestasi

Impian masyarakat Sumsel memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api mendekati kenyataan.

HD Optimis Kawasan Ekonomi Khusus TAA Sumsel Segera Terwujud, 14 Investor Siap Berinvestasi
Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu yang mengadakan rapat singkat di Pemprov Sumsel di Griya Agung Palembang, Sabtu (5/1/2019). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Impian masyarakat Sumsel memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api mendekati kenyataan.

Hal ini diungkapkan Gubernur Sumsel H Herman Deru usai menggelar rapat singkat bersama Menteri Pertahanan RI Jendral TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dan sejumlah investor serta OPD di lingkungan Pemprov Sumsel di Griya Agung, Sabtu (5/1/2019) siang.

"Kalau kita terus berkutat di lokasi yang lama KEK ini akan sulit terealisasi karena tidak adanya bibir pantai yang dekat. Dari KEK TAA ke Pelabuhan itu ada jarak 15 Km. Lahan itu kebetulan dimiliki oleh PT Tri Patria yang merupakan aset keluarga Pak Ryamizard. Tadi saya sudah ketemu langsung dan beliau sebagai putra daerah ternyata beliau bersedia menggabungkan lahan ini tanpa ganti rugi," ujar HD.

Gubernur Sumsel Herman Deru Besuk Kapolda Sumsel di RS Bhayangkara

Ternyata Segini Besaran Tarif Artis Prostitusi Online, Berikut Foto-foto Penangkapan Artis VA dan AV

Dengan adanya persetujuan dari pemilik lahan ini lanjut HD, artinya lokasi KEK TAA akan semakin mendekati pelabuhan dengan tambahan luasan lahan sekitar 2.500 hektare.

Hal ini sesuai dengan revisi yang diajukan Herman Deru ke Menko Perekonomian dua pekan lalu di Jakarta.

Menurut revisi yang diajukannya ini bukan bertujuan membatalkan KEK TAA akan tetapi merevisi agar Tanjung Carat dijadikan bagian dari KEK TAA.

"Lahan yang lama tidak kita batalkan, saya sudah minta ke Menko ini tetap kita gunakan untuk daerah penyangga misalnya untuk pemasarannya. Nah untuk pembangunan di KEK TAA ini nantinya bisa B to B saja. Pemerintah provinsi sifatnya hanya memediasi saja," jelas HD.

Sampai saat ini dikatakannya sudah ada 14 investor yang siap berinvestasi di kawasan tersebut.

Diantaranya sebagian besar industri berat termasuk industri kimia dan Pusri.

BREAKING NEWS : Dua Artis Prostitusi Online Ini Digerebek Saat Berhubungan Badan dalam Kamar Hotel

Artis VA Sempat Tulis ini di Media Sosial, Sebelum Ditangkap Dugaan Prostitusi Online

Agar realisasi kawasan ini terwujud, HD mengaku segera membentuk tim percepatan.

Halaman
123
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved