Berita Palembang

Pastikan Pasien Terlayani, HD Monitor Hingga Tingkat Puskesmas

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menjawab kekhawatiran masyarakat atas transisi kebijakan Jamsoskes ke JKN-KIS

Pastikan Pasien Terlayani, HD Monitor Hingga Tingkat Puskesmas
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH, HANDOUT
Gubernur Sumsel, Herman Deru 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menjawab kekhawatiran masyarakat atas transisi kebijakan Jamsoskes ke JKN-KIS pasca dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018.

Dimana HD mengklaim, proses transisi berjalan dengan baik dan dirinya memastikan jika semua masyarakat Sumsel khususnya bagi mereka tak mampu dicover oleh JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

"Ini sudah tiga hari di tahun 2019 dan Alhamdulillah semua terlayani dengan baik karena ruhnya sama yakni ingin melayani semua, hanya masalah perbaikan dan konektivitas data antara Dinsos ke BPJS bahkan ke RSMH sebagai RS rujukan terakhir itu ternyata yang tidak konek bisa pakai telpon, bahkan ada yang tidak bawa KTP/KK masih tetap dilayani. Kami sudah monitor sampai Puskesmas di kecamatan begitupun di RSUD. Semua tak ada kendala,'' jelasnya, Kamis (3/1/2019) saat dijumpai di Griya Agung.

Diungkapkan HD, memang ada sanksi dari BPJS Kesehatan mengingat target pusat Universal Health Coverage (UHC) diharapkan selesai per 1 Januari 2019.

Untuk itu, bagi yang mendaftar setelah 1 Januari 2019 kartunya baru bisa aktif kurun waktu 14 hari.

"Tapi hanya sedikit jumlahnya. Dinsos sudah kerja keras mendaftarkannya ke BPJS hanya tinggal proses pencetakan kartu saja. Bahkan, saya sudah kirim telegnya ke Bupati/walikota yang isinya tidak ada pelayanan yang terhenti hanya karena alasan tak ada biaya, semua harus terlayani," ujarnya.

Ia pun menargetkan pada Juni mendatang tingkat UHC bisa mencapai 95 persen.

"Sebelumnya hanya 60 persen sekarang angkanya sudah meningkat menjadi 80 persen. Kalau bisa malah sebelum enam bulan ini sudah selesai semua," ujarnya

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Lesty Nuraini mengatakan cuntuk seluruh masyarakat Sumsel yang tercover JKN-KIS per akhir Desember 2018 kemarin telah mencapai 60 persen, sedangkan hanya 40 persen yang belum tercover.

Halaman
12
Penulis: Rahmaliyah
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved