News Video Sripo

Libur Sekolah, 6 Rumah Ibadah di Kompleks JSC Jadi Tempat Favorit Berswafoto Warga

kompleks Rumah Ibadah ramai dikunjungi oleh masyarakat yang ingin berwisata ke kompleks olahraga bekas gelaran Asian Games 2018 tersebut

Laporan Wartawan Sripoku.com , Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Libur tahun baru 2019, kompleks Jakabaring Sport City (JSC) tak hanya ramai di titik-titik venue saja. Beberapa tempat, masih ramai dikunjungi oleh masyarakat yang ingin berwisata ke kompleks olahraga bekas gelaran Asian Games 2018 tersebut.

Sebut saja, kompleks Rumah Ibadah yang ada di dekat Venue Menembak dalam kompleks tersebut. Pantauan Sripo di lapangan, Rabu (2/1/2018) sore, masyarakat tampak memenuhi kompleks ibadah yang berisikan 6 rumah ibadah dari berbagai Agama di Indonesia untuk sekedar melihat dan berswafoto saja.

Terlihat, ornamen Pura yang ada di sana paling banyak menjadi incaran masyarakat. Sebab, ornamennya lebih mencolok karena adanya patung-patung yang menjadi bagian dari bangunan rumah ibadah agama Hindu tersebut.

“Hampir sama yang di luar seperti di daerah Bali. Mirip-mirip sih, sama juga kayak yang lain,” ujar Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Palembang Jurusan Teknik Industri, Nabila Nurhaliza.

Bersama rekan-rekannya, ia ingin merefresh pikirannya karena sebelumnya ia menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS) di kampusnya. Ia pun sengaja bersama rekannya berkeliling untuk mengetahui sekaligus belajar bagaimana bentuk rumah ibadah lainnya.

“Ini tadi cuma pengen lihat-lihat bagaimana rumah ibadah agama lain,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Marketing PT JSC Ilyas Yahya mengatakan pengunjung memang naik di kisaran angka 25 persen, berkaca dari momen pergantian akhir tahun 2017-2018 lalu. Kebanyakan mereka mengunjungi 8 titik yang menjadi destinasi favorit di dalam kompleks tersebut.

“Plaza depan GOR JSC, Alhamdulillah Masjid di depan gerbang Wisma Atlet juga ramai, Plaza Lapangan Tembak, Rumah Ibadah, area 300 di pinggir danau, jalur sepanjang menuju Venue Dayung, sekitar Kandang Rusa serta daerah sekitar Aquatic. Ada 8 titik yang menjadi pusat keramaian,” ujarnya yang akrab disapa Jesy ini.

Ia melanjutkan, adanya kenaikan pengunjung tersebut karena PT JSC sempat mengumumkan adanya pesta kembang api di malam pergantian tahun kemarin. Sayangnya, pihaknya meminta maaf karena acara tersebut harus ditunda karena alasan kemanusiaan.

“Artinya informasi di tempat lain tidak ada perayaan tahun baru, jadi mereka ke sini. Tapi sebagai bentuk keprihatinan, tidak kita jalankan. Walaupun sudah kita rencanakan satu bulan lebih sebelumnya. Kembang api sudah lebih awal, tapi karena eskalasi bencana meningkat, jadi kita rubah acaranya dari 100 persen hiburan menjadi penggalangan dana,” bebernya.

Ia mengaku, penggalangan dana yang berakhir pada Selasa (1/1/2018) malam itu akan segera disalurkan menuju instansi terkait. Ia berharap, pihaknya dapat meringankan sedikit beban korban yang mengalami bencana Tsunami di daerah Banten dan Lampung itu.

“Insya Allah 1-2 hari lagi kita salurkan kepada instansi yang berwenang menyalurkan itu,” jelasnya.

===

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved