Longsor Timbun Satu Kampung, 9 Orang Meninggal dan 34 Hilang

Warga di sekitar Kampung Garehong, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok Sukabumi Jawa Barat, tempat bencana lonsor Selasa (1/1) itu, masih dilanda trauma

Longsor Timbun Satu Kampung, 9 Orang Meninggal dan 34 Hilang
Twitter @Sutopo_PN
Tanah Longsor di Cisolok Timbun Satu Desa, Seorang Perempuan Menjerit Histeris Lihat Jasad Korban 

SRIPOKU.COM , SUKABUMI - Warga di sekitar Kampung Garehong, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok Sukabumi, Jawa Barat, tempat bencana lonsor Selasa (1/1) itu, masih dilanda trauma.

Sebab, mereka merasakan bagaimana suara gemuruh itu terdengar hingga jauh dan dahsyatnya, terjangan longsor yang menimbun satu kampung mereka.

Berita Lainnya:
BREAKING NEWS : 15 Korban Ditemukan, Pencarian Korban Longsor Cisolok Sukabumi Dihentikan Sementara
Awas Pemudik, Jalur Muaraenim - Simpang Meo Rawan Lonsor

Hal ini diungkapkan Jumnata, warga yang tinggal tidak jauh dari Desa Sinaresmi.

Apalagi, saat dia datang menegok keluarganya, terjadi longsor susulan di Kampung Garehong, Dusun Cimapag, Kabupaten Sukabumi sudah terjadi empat kali pasca-longsor pertama yang menewaskan belasan orang, Senin (31/12/2018).

"Kemarin longsor susulan dua kali, tadi pagi dua kali di Desa Sinarresmi, Kecamatan Cisolok. Tetapi tidak sebesar longor pertama yang menimbun puluhan rumah," kata Jumnata seperti dilansir kompas dari antaranews.

Meski tidak menyaksikan langsung longsor susulan tersebut, Jumnata mengakui, sempat mendengar suara gemuruh dari lokasi tempat kejadian bencana.

Hingga kini, ia masih trauma dengan kejadian tersebut. Apalagi ada dua keluarganya yang meninggal, enam terluka dan 10 lainnya belum ditemukan.

"Saudara saya yang tinggal di lokasi bencana ini ada 18 orang. Namun, 10 orang diantaranya belum diketahui keberadaannya. Sementara, dua orang sudah ditemukan meninggal dunia. Sedangkan 6 orang lagi berhasil menyelamatkan diri saat bencana longsoran dan saat ini, mereka sedang mendapatkan perawatan yang intensif dari RSUD Palabuhanratu," ujarnya.

Adapun Pencarian korban hingga kini masih terus dilakukan di tengah sulitnya tim menuju lokasi bencana. Sejauh ini, sembilan orang meninggal, 34 hilang dan 60 selamat, menurut juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana, BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Halaman
1234
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved