Daftar Berita dan Topik yang Paling Viral di Jagat Media Sosial Indonesia Selama Tahun 2018

Ada delapan topik yang paling dibicarakan oleh masyarakat Indonesia sepanjang tahun 2018, hingga 10 Desember kemarin.

Daftar Berita dan Topik yang Paling Viral di Jagat Media Sosial Indonesia Selama Tahun 2018
SRIPOKU.COM/ANTON
8 Topik yang Viral di Media Sosial selama Tahun 2018. 

6. Kurs Rupiah melemah

Sementara terkait ekonomi, fluktuasi kurs Rupiah yang melemah hingga Rp 15.240 per dolar AS pada 30 Oktober, diperbincangkan sebanyak 6.689 buzz media sosial.

Sebagian besar dari perbincangan tersebut bernada negatif.

Kaleidoskop 2018 - Bencana Alam Paling Mematikan yang Terjadi Sepanjang Tahun 2018, Indonesia No 1

Kasir menghitung uang rupiah di salah satu bank di Jakarta.
Kasir menghitung uang rupiah di salah satu bank di Jakarta. (Kompas/Hendra A Setyawan K)

===

7. Perkembangan fintech

Di sisi lain, perkembangan fintech di Indonesia juga memunculkan perbincangan sebanyak 215.688 buzz.

T-Cash, OVO, GO-Pay menjadi merek yang paling diperbincangkan sepanjang tahun ini.

Kaleidoskop 2018: 7 Event Olahraga Internasional yang Diselenggarakan di Indonesia Sepanjang Tahun

Fintech.
Fintech. (http://www.hoyapreneurs.org/)

===

8. Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandi

Topik sehubungan dengan majunya Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandi sebagai pasangan calon kandidat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 juga menjadi salah satu perbincangan tertinggi, yaitu sebanyak 549.021 total buzz.

Adapun momentum tertinggi terjadi pada 4 September terkait permohonan maaf Prabowo atas kasus hoax Ratna Sarumpaet.

Kaleidoskop 2018 - Bencana Alam Paling Mematikan Terjadi Sepanjang Tahun 2018, Indonesia Nomor 1

Capres dan cawapres yang akan bersaing di pilpres 2019
Capres dan cawapres yang akan bersaing di pilpres 2019 ()

===

“Dari berbagai trending topic tersebut, kami menemukan bahwa ternyata Twitter masih merupakan kanal media sosial paling aktif untuk berdiskusi, menyebarkan berita juga campaign,” jelas Insights Manager Isentia Indonesia, Rendy Ezra, pada sebuah event tahunan di Jakarta, 12 Desember lalu.

“Selain itu, mengingat Pilpres akan dilaksanakan tahun 2019 nanti, sebaiknya masyarakat Indonesia melakukan verifikasi informasi sebelum membagikannya di media sosial agar tidak terpengaruh hoax yang marak beredar,” lanjut Rendy.

Pemantauan media sosial juga perlu dilakukan untuk menjaga nilai suatu brand, juga kinerja berbagai kampanye maupun event, seiring dengan berkembanganya masyarakat digital sekarang ini.

Isentia
Isentia (B&T)

===

Sekilas tentang Isentia, adalah perusahaan analisa dan monitoring media berbasis Australia, didirikan tahun 1982 di Melbourne oleh Neville Jeffress.

Awalnya. Isentia hanya menyajikan pemantauan terhadap media tradisional.

Namun seiring perkembangan jaman, pemantauan media sosial juga dilakukan oleh Isentia dan diterapkan di Indonesia sejak tahun 2011.

Saat ini, Isentia tercatat dalam bursa saham Australia dan telah memiliki 18 kantor cabang berbagai negara.

===

Artikel ini sudah tayang di Nextren dengan judul :

8 Topik Yang Terbanyak Dibicarakan Netizen di Media Sosial Tahun 2018

===

Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved