Kasihan! Setelah Tsunami Mendera, Anjing-anjing di Ujung Kulon Kurus Kering Kelaparan Tak Terurus

Tak hanya manusia yang meregang nyawa, kehilangan sanak keluarga dan harta benda. Binatang-binatang juga banyak yang menjemput ajal setelah tsunami

Kasihan! Setelah Tsunami Mendera, Anjing-anjing di Ujung Kulon Kurus Kering Kelaparan Tak Terurus
http://style.tribunnews.com/
Seekor anjing di Ujung Kulon Banten terkulai lemah tak berdaya. Kurus kering tak terurus kurang makan setelah kampung tempat tinggal majikannya habis diterjang tsunami Sabtu 22 Desember 2018 lalu. (TribunStyle.com/ Facebook Rahmi Hidayati) 

SRIPOKU.COM - Tak hanya manusia yang meregang nyawa, kehilangan sanak keluarga dan harta benda.

Binatang-binatang juga banyak yang menjemput ajal setelah tsunami mendera Tanjung Lesung Banteng Sabtu 22 Desember malam, pekan lalu. 

Berita Lainnya:
Luput dari Maut Tsunami, Didi Riyadi Syok Setelah Gagal Manggung di Tanjung Lesung Banten
Tsunami Tanjung Lesung, Bani Seventeen Meninggal Tinggalkan Anak dan Istri yang Sedang Hamil 3 Bulan

Binatang-binatang yang masih bisa bertahan hidup pun tak kalah menderita.

Anjing-anjing yang masih hidup kelaparan, kurus kering tak terurus dan sebagian menyusul mati.

Informasi ini dibagikan Facebooker bernama Rahmi Hidayati, pegiat sosial dan pecinta binatang.

Ia menggandeng Mapala UI membantu korban-korban tsunami Banten.

Anjing-anjing bergelimpangan lemah lunglai badan kurus mengering karena kelaparan di Ujung Kulon Banten setelah daerah itu disapu tsunami Sabtu 22 Desember 2018 lalu. ()

Tak hanya manusia, dia juga memberi perhatian pada binatang-binatang terlantar, kurus kering dan kelaparan.

"Teman-teman, bukan hanya kita yang sengsara akibat tsunami di Pantai Barat Jawa. Anjingn-anjing ini pun tak lagi punya makanan karena rumah di kampung mrk habis rata dengan tanah...Yuk bantu mereka juga...." tulis Rahmi Hidayati yang akrab dipanggil Mimi ini, TribunStyle.com kutip dari laman Facebook dia, Sabtu 29 Desember 2018.

"Aku dan teman-teman Mapala UI (Universitas Indonesia) sedang mencoba membantu menyalurkan sumbangan untuk masyarakat terdampak di sini," tuturnya.

Anjing-anjing bergelimpangan lemah lunglai badan kurus mengering karena kelaparan di Ujung Kulon Banten setelah daerah itu disapu tsunami Sabtu 22 Desember 2018 lalu. ()
Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved