Bayi Masih Menyusui Sering Kentut Itu Normalkah? Berikut Penjelasannya

Sebenarnya, ada 4-6 bulan pertama kehidupan, sistem saluran cerna mengalami perubahan pesat untuk pematangan fungsinya.

Bayi Masih Menyusui Sering Kentut Itu Normalkah? Berikut Penjelasannya
sripoku.com/herwis
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM-- Anda mungkin sering mendapati Si Kecil yang kerap kentut. 

Melihat hal tersebut Anda mungkin akan sedikit khawatir.

Namun, apakah normal jika bayi yang masih menyusui secara efektif sering kentut?

Sebenarnya, ada 4-6 bulan pertama kehidupan, sistem saluran cerna mengalami perubahan pesat untuk pematangan fungsinya.

Fungsi saluran cerna adalah untuk menghasilkan berbagai enzim untuk mencerna makanan dan antibodi untuk melindungi dirinya.

Gempa 5,2 SR Terjadi di Nias Barat, Sumatera Utara, Berikut Penjelasan BMKG

Beredar Video Gelombang Tinggi Di Manado, Sulawesi Utara, Betulkah Dipicu Gempa? Ini Penjelasan BMKG

Ilustrasi
Ilustrasi (sripoku.com/herwis)

Sampai usia 4-6 bulan, bayi belum siap mencerna makanan padat secara lengkap apalagi dalam jumlah besar.

Enzim amilase untuk mencerna karbohidrat tertentu lengkap pada usia 3 bulan.

Sedangkan enzim lipase pankreas dan garam empedu untuk mencerna lemak lengkap pada usia 4-6 bulan.

Enzim laktase untuk memecah laktosa (karbohidrat utama dalam ASI atau susu formula) lengkap pada usia 1 bulan dan tripsin untuk memecah protein lengkap pada usia 2 bulan.

Nah, belum matangnya saluran cerna bayi inilah juga yang membuat bayi lebih sering kentut.

Halaman
12
Editor: ewis herwis
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved