H-2 Tahun Baru 2019 Puncak Pemudik, Libur Natal Angkut 2.025 Penumpang

Momen libur jelang dan hingga natal jumlah pemudik yang melalui jalur air, baik via kapal cepat maupun jalur darat mengalami kenaikan. Untuk jalur kap

H-2 Tahun Baru 2019 Puncak Pemudik, Libur Natal Angkut 2.025 Penumpang
SRIPOKU.COM/Wahyu Kurniawan
MUDIK--Angkutan mudik saat Natal mengamali kenaikan beberapa moda transportasi seperti transportasi darat dan laut, Kamis (27/12). 

SRIPOKU.COM , PALEMBANG - Momen libur jelang dan hingga natal jumlah pemudik yang melalui jalur air, baik via kapal cepat maupun jalur darat mengalami kenaikan. Untuk jalur kapal saja terangkut 2,025 orang.

Berita Lainnya:
Mudik Natal dan Tahun Baru Lewat Tol Jakarta-Surabaya Cukup 12 Jam

Kepala Dishub Sumsel, Nelson Firdaus mengatakan sejak dibukanya posko mudik kondisi lalu lintas mengalami peningkatan terutama pasca libur sekolah, mulai 21 hingga 22 Desember, lalu.

"Puncaknya itu terjadi pada H-2 natal tepatnya pada hari Sabtu lalu," jelasnya,Kamis (27/12/2018).

Berdasarkan data, untuk penyebrangan di Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA), jumlahnya yang menyebrang ke Pulau Bangka pada 21 Desember yakni sebanyak 552 penumpang.

Lalu, pada 22 Desember jumlah penumpang meningkat menjadi 843 penumpang.

Kemudian, pada Minggu mengalami penurunan yakni sebanyak 630 penumpang. Begitu juga Senin hingga satu hari sebelum Natal.

Kondisi ini juga terjadi di moda transportasi kapal cepat di Pelabuhan Boom Baru. Jumlah penumpang mengalami kenaikan dan seperti pada Minggu H-2 Natal jumlah penumpang yang menggunakan jasa kapal cepat sebanyak 627 penumpang.

Jumlah tersebut meningkat dari sebelumnya, Sabtu H-3 yang mencapai 348 penumpang. Lalu, pada H-1 jumlahnya turun menjadi 503 penumpang.

Jumlahnya kembali turun pada saat hari Natal, yang mencapai 314 penumpang.

Untuk angkutan darat juga terjadi kenaikan pada penumpang bus AKAP dan AKDP. Seperti di terminal Alang-Alang Lebar terpantau kenaikan terjadi pada Sabtu (22/12) sebanyak 932 penumpang.

Kemudian, Minggu (23/12) sebanyak 1.455 penumpang. Sedangkan, Senin (24/12) berjumlah 1.490 penumpang.

Jumlah penumpang didominasi trayek angkutan AKAP dimana sekitar 80 persen jumlah keseluruhan penumpang memiliki tujuan luar Sumsel.

"Kini, kondisi lalu lintas di Sumsel sudah kembali normal seperti semula mengingat beberapa pegawai pun sudah mulai bekerja," ujarnya. Ia memprediksi lonjakan kembali terjadi menjelang tahun baru mengingat adanya libur panjang serta anak sekolah pun masih libur usai menghadapi ujian sekolah. "Kami memprediksi kenaikan kembali terjadi pada H-3 hingga H+2 tahun baru mendatang," jelasnya. (mg4).

===

Penulis: Wahyu Kurniawan
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved