Berita Banyuasin

Hindari Jalan Berlubang, Truk Terguling di Jalan Palembang Betung

Hindari jalan berlubang truk bernomor polisi BG 8196 UB dari PT Indomie Palembang terguling dijalan Palembang-Betung

Hindari Jalan Berlubang, Truk Terguling di Jalan Palembang Betung
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Truk PT Indomie terguling di Jalanlintas Timur Palembang-Betung, Minggu (23/12/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, BANYUASIN -- Hindari jalan berlubang truk bernomor polisi BG 8196 UB dari PT Indomie Palembang terguling dijalan Palembang-Betung Kabupaten Banyuasin, Minggu (23/12/2108) sekitar pukul 13.30 WIB.

Pantauan di lokasi, kondisi jalan rusak yang tepatnya berada di Desa Lubuk Karet mengakibatkan kendaraan terguling menutup badan sehingga terjadi kemacetan dari arah Palembang-Betung ataupun sebaliknya.

Sopir truk Dedi mengatakan kecelakaan berawal kendaraan yang hendak mendahuluinya yang kemudian terkejut melihat lubang di depan jalan.

Kronologi Kecelakaan Krisna Adi Darma, Pemain yang Dihukum PSSI Seumur Hidup dan Koma

Kecekalaan Krisna Adi Darma yang Dihukum PSSI Seumur Hidup dan Koma

Sehari Sebelum Tsunami Banten dan Lampung, Beredar Pesan Berantai Soal Bencana yang Akan Terjadi

“Tadi itu saya ingin ada mobil satu arah ingin mendahului dan saya menghindar keliru bertepatan ada lubang yang termasuk dalam lalu mobil saya terguling,"keluhnya.

Masih kata Dedi, dirinya masih bersykur masih selamat, walaupun barang bawaan dari PT Indomie tumpah berhamburan.

"Alhamdulillah masih selamat, walaupun semua barang yang saya bawa berhamburan," ucapnya.

Miljan Radovic Datang Esteban Vizcarra Segera Menyusul ke Persib Bandung

Dilirik Banyak Klub Termasuk Sriwijaya FC Tantan Fokus Pemulihan dan Masih Ingin di Persib Bandung

Sriwijaya FC Panggil Pemain Pinjaman Plus Buka Peluang Kembalikan Kas Hartadi

Sementara warga setempat Ronal yang juga seorang sopir mengatakan, akibat kecelakaan tunggal ini membuat kemacetan bertambah parah, yang bisa mencapai puluhan kilometer.

”Seharusnya normalnya cukup 1 jam karena macet bisa sampai 5 jam, itupun kalau lancar kalau macet seperti ini ngak tau kapan sampainya," keluhnya.

Hal senada juga dilontarkan Miril warga desa Lubuk Karet menyesalkan dengan jalan nasional yang membelah desanya sepanjang lebih 3 km dalam kondisi rusak parah, sehingga terlihat sempit.

Henhen: Saya Hanya Mau Persib Bandung Bukan Klub yang Lain

Beredar Pesan Berantai Soal Peringatan Air Pasang Setinggi 1,7 Meter. Begini Kata BMKG

Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris di Boxing Day: Liverpool Waspadai Kutukan City dan Chelsea

"Wajar jika dilokasi ini sering terjadi kecelakaan, kendaraan melintas sangat padat, badan jalan rusak berlubang bahkan," keluhnya.

Dirinya berharap instansi terkait dapat mengambil solusi jangka pendek yang dapat berjalan efektif untuk mengurangi kemacetan dan lakalantas.

"Kita selaku pengguna jalan berharap adanya langkah yang efektif dalam waktu dekat ini, guna mengurangi kemacetan dan lakalantas,"harap Miril.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved