Mengapa MotoGP Tidak Pakai GPS Untuk Mengetahui Posisi Motor dan Pembalapnya?

Untuk mengetahui letak motor dan pembalap di trek, MotoGP tidak menggunakan alat Global Positioning System alias GPS.

Mengapa MotoGP Tidak Pakai GPS Untuk Mengetahui Posisi Motor dan Pembalapnya?
Tribun Lampung
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM - Untuk mengetahui letak motor dan pembalap di trek, MotoGP tidak menggunakan alat Global Positioning System alias GPS.

Tapi menggunakan sensor di kedua roda yang terintegrasi dengan Electronic Control Unit (ECU) motor.

Berita Lainnya:
Mengapa Ban Belakang Motor MotoGP Berputar Lebih Banyak dari Ban Depan?
Jangan Heran, Ternyata Konsumsi BBM Motor MotoGP Setara dengan Mobil Lexus LX 570

Kalau pakai GPS sebenarnya mudah dan langsung terlihat di radar.

Kenapa sih tidak pakai GPS saja, kan tidak perlu rumit pakai sensor-sensor lain dan ECU segala?

Jawabannya karena data yang ditangkap GPS terlalu simple.

GPS hanya menangkap letak motor saja.

Masih banyak data yang dibutuhkan seperti kecepatan, sudut kemiringan menikung, pengereman, jarak tempuh, dan lainnya.

Jadi penggunaan GPS mulai dilarang terhubung dengan ECU motor sejak 2010, dan penggunaannya untuk masalah penyiaran televisi saja.

Suatu tim tidak mengetahui letak motor pembalap dari GPS lagi, tapi dari ECU yang terhubung dengan sensor-sensor tertentu.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved