70 Kg Sabu Lolos dari Palembang, Dipesan dari Malaysia

Akal licik bandar narkoba tak pernah habis-habisnya. Berbagai cara dilakukan untuk meloloskan barang haram tersebut. Sebanyak 7 pelaku menggunakan 5

70 Kg Sabu Lolos dari Palembang, Dipesan dari Malaysia
ANTARA FOTO/Galih Pradipta
DISIMPAN DI SPEAKER - Petugas Kepolisian menunjukkan barang bukti sabu-sabu dalam speaker mobil saat rilis kasus penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi jaringan internasional di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (19/12/2018). 

SRIPOKU.COM , JAKARTA - Akal licik bandar narkoba tak pernah habis-habisnya. Berbagai cara dilakukan untuk meloloskan barang haram tersebut. Sebanyak 7 pelaku menggunakan 5 mobil mewah menyelundupkan 70 kg sabu dari Kota Palembang.Rencananya, sabu itu untuk stok merayakan malam tahun baru.

Berita Lainnya:
Sembunyikan Sabu Dalam Lengan Jaket, Pemuda di Pali Ini Berhasil Diamankan Petugas
Pengendara Honda CBR Tanpa Nopol Dihentikan Razia Polisi. Ternyata Simpan Narkoba Jenis Sabu-sabu

Namun aksi itu telah tercium polisi. Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran 70 kilogram (kg) sabu dan 49.238 butir ekstasi. Narkoba dari Malaysia itu disembunyikan dalam sound sistem mobil mewah.

"Ini merupakan jaringan internasional yaitu barang yang berasal dari Malaysia melalui Palembang dan didistribusikan di Jakarta," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat di Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (19/12).

Pengungkapan itu dilakukan pada 17 Desember lalu. Setelah melakukan investigasi selama sebulan, 2 orang tersangka yaitu Oboy dan Zoro ditangkap Jakarta. Setelah itu, 5 tersangka lainnya juga ditangkap yaitu N, M, AS, H dan HG.

Para tersangka memasukkan narkoba tersebut dalam sound sistem mobil. Polisi juga menyita 5 mobil seperti BMW, Porsche, Pajero, Toyota Fortuner dan 2 sepeda motor yang digunakan tersangka untuk mendistribusikan narkoba tersebut.

"Barang bukti dibawa pakai kendaraan dan dimasukkan dalam sound sistem. Dari Palembang menggunakan jalan darat pakai mobil," ujar
Wahyu.

Selain sudah menangkap 5 tersangka, polisi juga memburu 3 orang lainnya yang berstatus DPO, satu orang di antaranya merupakan warga negara Malaysia.

"Mobil mewah ini kita sita terkait dalam kegiatan distribusi narkoba. Masuk dari Malaysia dalam bentuk besar dan dilebur lagi dalam ukuran kecil," ujar Wahyu.

Para tersangka dijerat Pasal 114 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati. Polisi menduga narkoba tersebut disiapkan untuk pesta malam tahun baru. "Barang bukti ini memang digunakan untuk stok tahun baru," kata Kasubdit 2 Ditnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Dony Alexander.

Pengungkapan ini berawal dari penangkapan Oboy dan Zoro pada Senin (17/12) siang di Apartemen Season City Tower C lantai 16 kamar FC. Setelah dikembangkan, lima orang tersangka berinisal HG, AS, N, M, dan H juga ditangkap. "Kita tangkap tujuh, sementara tiga DPO, salah satunya warga negara Malaysia," ujarnya.

Modus para pelaku, kata Wahyu, memasukkan barang haram tersebut ke dalam sound system di tiga mobil yang membawa narkoba tersebut. "Barang bukti dibawa pakai kendaraan dan dimasukkan dalam sound system. Dari Palembang menggunakan jalan darat pakai mobil," ujar Wahyu.

Dari pengungkapan itu, polisi menyita dua unit motor dan lima unit mobil. Dua dari lima mobil yang disita termasuk kendaraan mewah yakni Mercedes-Benz dan Porsche.

"Para tersangka dijerat dengan pasal 114 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukum mati," kata Wahyu. [tribunnew

====

Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved