Proyek Rumah Pompa Dikebut, 265 Ha Wilayah Kota Banjir

Pemerintah Kota Palembang kini mempercepat penyelesaian pembangunan rumah pompa di Bendung. Dengan 6 pompa yang ada, banjir yang merendam 265 hektar w

Proyek Rumah Pompa Dikebut, 265 Ha Wilayah Kota Banjir
SRIPOKU.COM/Syahrul
SIAGA POMPA -- Dua unit mesin pompa disiapkan di pinggir Sungai Bendung, Kelurahan 9-10 Ilir Jl Ali Ghatmir antisipasi debit air pasca hujan, meningkat karena adanya pembangunan pintu air mengakibatkan ruas sungai mengecil. Gambar diambil Senin (17/12/2018). 

SRIPOKU.COM , PALEMBANG - Pemerintah Kota Palembang kini mempercepat penyelesaian pembangunan rumah pompa di Bendung. Dengan 6 pompa yang ada, banjir yang merendam 265 hektar wilayah di Kota Palembang dapat dikurangi.

"Februari tahun depan rumah pompa di Bendung diharapkan dapat beroperasi sehingga dapat mengatasi problem banjir di Kota Palembang," jelas Walikota Palembang Harnojoyo saat bersilaturahmi bersama 350 Ketua RT dan RW sekecamatan Kemuning di Hotel Fave, Senin (17/12).

Berita Lainnya:
Pengerjaan Rumah Pompa Sungai Bendung Terancam Molor, Ini Kendalanya
Lahan Rumah Pompa di Sekip Bendung Palembang Butuh 1,2 Hektare

Menurut Harnojoyo, banjir yang melanda Kota Palembang memang tidak terlepas dari cuaca ekstrem. Apalagi diperparah dengan pasang surut Sungai Musi.

Menurut Harno, seluas 45 hektar wilayah Sekip Bendung, Sudirman, Simpang Polda, depan PTC merupakan kantong-kantong kawasan banjir. Proyek rumah pompa Bendung berdiri di atas lahan milik 187 KK. Kini hanya tersisa 3 KK lagi yang belum menerima ganti rugi. Harno menargetkan 2020 Palembang bebas banjir.

"Karenanya pembangunan rumah pompa di Bendung terus dikebut sehingga Februari 2019, mudah-mudahan sudah dapat dioperasikan," jelas Harno seraya menambahkan dengan demikian, limpahan air akibat hujan deras dapat dikontrol.

2 Jam
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memperkirakan saat pompanisasi Sungai Bendung selesai akan mengurangi genangan banjir di Kota Palembang.

Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Bastari mengatakan, penyelesaian pompanisasi Sungai Bendung akan selesai pada Februari 2019. Dimana jika pompanisasi ini selesai bisa mengurangi genangan dari yang ada saat ini seluas 265 hektar menjadi 40 hektar.

Dengan ketinggian genangan yang ada saat ini mencapai 80 sentimeter menjadi tidak lebih 20 centimeter.

"Sebelum ada pompanisasi genangan air bisa lama merendam lebih dari 6 jam, jika sudah beroperasi maka kurang dari enam jam," kata dia.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved