Berita Empatlawang

Barang Sitaan Milik Warga Binaan di Rutan Cabang Tebingtinggi Dimusnahkan

Barang yang dimusnahkan merupakan barang sitaan hasil penggeledahan didapat petugas Rutan yang digunakan warga binaan.

Barang Sitaan Milik Warga Binaan di Rutan Cabang Tebingtinggi Dimusnahkan
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Petugas memusnahkan barang sitaan berupa alat komunikasi milik warga binaan di Rutan Cabang Tebingtinggi, Senin (17/12/2018) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG -- Petugas rumah tahanan Cabang Tebingtinggi bersama petugas dari Polres Empatlawang, Koramil Tebingtinggi, dan BNN Empatlawang memusnahkan barang sitaan milik warga binaan di Rutan Cabang Tebingtinggi, Senin (17/12/2018)

Barang yang dimusnahkan merupakan barang sitaan hasil penggeledahan didapat petugas Rutan yang digunakan warga binaan.

Barang berupa alat komunikasi dilarang digunakan didalam rutan, diantaranya Handpone 68 unit, charger 45 buah, powerbank 5 buah, kabel 4 rol dan stopkontak ada 5 rol.

Kepala Cabang Rutan Tebingtinggi Yudhi Kahirudin melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan dan Pengelolaan, Sukma Amri mengatakan, sebelum barang sitaan dimusnahkan dengan cara dibakar di depan halaman Rutan, dimulai pelaksanaan apel siaga aktualisasi tertib pemasyarakatan dengan sandi "Musi Bergerak".

Hal ini merupakan upaya bentuk penguatan satuan tugas seperti satgas Kamtib, P2UN, Wainternal, Satgas P4GN, Satgas Saber Pungli yang berada didalam Lapas, Rutan dan Cabang Rutan.

"Diharapkan agar dapat menjalankan fungsinya secara berkesinambungan sehingga kedepan dapat mengantisipasi, gangguan keamanan dan ketertiban menjelang natal tahun 2018 dan tahun baru 2019, serta peredaran narkoba dan dapat mewujudkan zero halinar disetiap Lapas, Rutan dan Cabang Rutan, dilingkungan Kemenkumham di Sumsel," kata Sukma Amri.

Dijelaskan Sukma, saat ini jumlah warga binaan di Sumatera Selatan sekitar 13.602 orang, sedangkan kapasitas hunian hanya 6.476 orang.

Itu artinya over kapasitas sebanyak 210 persen.

"Akhir-akhir ini Lapas dan Rutan menjadi sorotan publik, karena dianggapnya rendahnya kinerja petugas pemasyarakatan," katanya.

===

Penulis: Awijaya
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved