Hindari Penyalahgunaan, Bakar Semua KTP-el

Diperkirakan puluhan ribu KTP-el dimusnahkan baik dengan cara digunting hingga dibakar. Pemusnahan dilakukan beberapa Dinas Kependudukan dan Catatan

SRIPOKU.COM , MUARAENIM - Diperkirakan puluhan ribu Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik (KTP-el) dimusnahkan baik dengan cara digunting hingga dibakar. Pemusnahan dilakukan beberapa Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) di Sumsel setelah ada perintah dari Kemendagri melalui Dirjen Dukcapil.

Berita Lainnya:
Gara-gara Alasan Ini Disdukcapil Muaraenim Musnahkan 13.804 e-KTP
Bupati OI Ilyas Panji Alam Bakar 16 Ribu E-KTP
Di Pagaralam Ratusan KTP Invalid dan Habis Massa Berlaku Digunting

"Tadi kita mendadak dapat pemberitahuan dari Dirjen Dukcapil untuk memusnahkan e-KTP yang rusak tersebut," kata Plt Kepala Dinas Dukcapil Muaraenim Untung Susilo, SSi usai pemusnahan, Jumat (14/12).

Menurut Susilo, jumlah KTP-el yang dimusnahkan sebanyak 13.804 lembar KTP-el terdiri 13.604 e-KTP rusak dan 200 e-KTP invalid. Tujuannya, selain menghindari hal-hal yang tidak dinginkan, juga untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa KTP yang rusak tidak akan digunakan untuk urusan politik.

"Setiap KTP yang tidak digunakan atau rusak akan kita potong dan dibakar untuk memastikan supaya tidak bisa digunakan lagi. Tindakan itu untuk mengantisipasi penyalahgunaan kartu identitas jelang Pemilihan Kepala Daerah serentak 2018 dan Pemilihan Presiden 2018," jelasnya.

"Pemusnahan ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia tepat pada pukul 14.00, dengan disaksikan oleh pihak Kepolisian serta instansi terkait," ujarnya.

Selain di Muaraenim, pemusnahan juga dilakukan oleh Disdukcapil Muba. Jumlah KTP-el yang dimusnahkan sebanyak 20.766 KTP-el. Sedangkan di Ogan Ilir jumlah KTP-el yang dimusnahkan lebih dari 16.000 lembar. Di Pagaralam KTP-el yang rusak dan invalid mencapai ratusan lembar.

Sementara itu Kepala Disdukcapil Muba Asmarani mengatakan, pemusnahan tersebut sesuai instruksi dari Kemendagri melalui surat edaran tertanggal 13 Desember 2018 kepada seluruh bupati/walikota.

"Pemusnahan dilakukan dengan dengan cara dibakar, bukan dengan cara dipotong-potong. Ini dilakukan karena untuk mengantisipasi agar tidak terjadi lagi KTP-el yang tercecer atau sengaja dibuang," jelas dia.

Dalam kegiatan pemusnahan KTP-el di Kabupaten Ogan Ilir disaksikan langsung oleh Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam serta tim monitoring dan evaluasi pusat Direktorat Bina Aparatur Kependudukan dan Pencatatan Sipil Ditjen Dukcapil Kemendagri, Rochana. Menurut Rochana, pemusnahan terhadap KTP-el karena rusak atau datanya tidak benar.

Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam saat pemusnahan di Kantor Disdukcapil Ogan Ilir mengimbau agar masyarakat Ogan Ilir yang belum melakukan rekaman agar segera melakukan rekaman dan kalau ada KTP rusak segera mendatangi Dinas Dukcapil OI melakukan perekaman dan diganti dengan yang baru.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved