Setali Tiga Uang, Peluang Investasi Instrumen Saham di Tahun 2019

Potensi membaiknya kinerja pasar saham dan obligasi di tahun 2019 memberi angin segar bagi para investor. Instrumen investasi berbasis saham dan oblig

Setali Tiga Uang, Peluang Investasi Instrumen Saham di Tahun 2019
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM , JAKARTA - Potensi membaiknya kinerja pasar saham dan obligasi di tahun 2019 memberi angin segar bagi para investor. Instrumen investasi berbasis saham dan obligasi pun sama-sama berpotensi memberikan imbal hasil menarik sepanjang tahun depan.

Direktur Panin Asset Management Rudiyanto berpendapat, instrumen berbasis saham berpotensi mencetak imbal hasil optimal sepanjang 2019. Hal ini didorong potensi pertumbuhan kinerja keuangan emiten-emiten yang terdapat di bursa.

Berita Lainnya:
Dengan Modal Rp.3 Juta, Sopir Taksi Ini Untung Rp 180 Juta dari Investasi Saham
Tips investasi Saham Usai Lebaran

Menurut dia, sepanjang tahun ini sebagian besar emiten masih bisa mencatatkan pendapatan dan laba bersih positif walau kondisi pasar kurang menguntungkan.

“Karena tekanan pasar mulai berkurang, harusnya kinerja emiten semakin membaik sehingga menguntungkan bagi investor saham,” kata dia, Kamis (13/12/2018).

Dia menyebutkan, keberadaan pilpres memang berpotensi membuat sebagian investor akan cenderung wait and see. Namun, efek agenda politik ini dinilai tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja produk-produk berbasis saham.

Pasalnya, para pelaku pasar sudah dari jauh-jauh hari mengetahui calon-calon pemimpin Indonesia beserta programnya. Selain itu, baik pileg dan pilpres tahun ini digelar serentak sehingga lebih efisien dari segi waktu. Alhasil, selepas pemilu investor sudah lebih tenang untuk masuk ke pasar saham.

Setali tiga uang, Direktur Utama Sucorinvest Asset Management, Jemmy Paul Wawointana menilai, instrumen saham dapat menjadi pilihan yang tepat bagi investor di tahun depan mengingat valuasinya sudah cukup murah.

Akhir tahun ini dan kuartal pertama tahun depan disebut sebagai waktu yang tepat untuk masuk ke pasar saham. Sebab, indeks kerap mengalami rally sepanjang periode tersebut.

“Ini mengindikasikan pasar saham Indonesia tidak terganggu oleh agenda politik,” ujarnya.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved