Terjebak Jaringan Narkoba, 116 Warga Dijebloskan ke Penjara

Sejak satu tahun terakhir ini, ada 116 warga Banyuasin dijebloskan ke penjara, lima diantaranya wanita. Mereka terjebak jaringan narkoba, baik sebagai

Terjebak Jaringan Narkoba, 116 Warga Dijebloskan ke Penjara
SRIPOKU.COM/Alan Nopriansyah
PEMUSNAHAN --Pemusnahan Narkotika jenis sabu dan ganja di depan gedung satres Narkoba Polres Banyuasin, Rabu (12/12). 

SRIPOKU.COM , BANYUASIN - Sejak satu tahun terakhir ini, ada 116 warga Banyuasin dijebloskan ke penjara, lima diantaranya wanita. Mereka terjebak jaringan narkoba, baik sebagai pemakai, pengedar dan bandar. Dari jumlah tersangka itu, barang bukti diamankan hingga sampai pada tindakan pemusnahan sebanyak 10.369.66 gram sabu, pil ektasi 12.873 butir dan ganja 47.500 gram.

Berita Lainnya:
Polda Sumsel Tangkap Jaringan Narkoba Sumsel-Babel di Tulung Selapan
Usai Pesta Ganja, 2 Anggota Jaringan Narkoba Lintas Kabupaten Dibekuk

Sementara sejak tiga bulan terakhir, Polres Banyuasin menyita 3,6 Kg sabu, 11,3 Kg ganja kering. Semua dimusnahkan dengan cara diblender dan dibakar, Rabu (12/12) di Gedung Satres Narkoba Polres Banyuasin.

Pemusnahan dilakukan setiap tahun, khususnya di 2018 barang sitaan dimusnahkan hasil tangkapan September-Desember 2018.

Barang bukti sitaan yang dimusnakan terdiri dari 5 paket besar Sabu (3.806,29 gram) dan ganja (34 paket besar dengan berat 11.386,19 Gram). Jika diuangkan ditaksir sekitar Rp 4,5 miliar, dengan lima orang tersangka, terdiri empat orang laki-laki dan satu perempuan.

Dari tahun ke tahun di Kabupaten Banyuasin, kejahatan tentang narkotika terus meningkat, yang dibuktikan sejak Januari hingga Desember 2018 terdapat Satres Narkoba Polres Banyuasin telah melakukan penyidikan terhadap, 98 kasus, dengan 116 orang, laki-laki dan berjumlah 111 orang dan perempuan berjumlah 5 orang.

Selain itu sejak setahun terakhir telah disita barang bukti narkotika jenis sabu-sabu 10.369.66 gram, pil ektasi 12.873 butir dan ganja 47.500 gram.

Kapolres Banyusin AKBP Yhudi Surya Markus Pinem S.Ik mengatakan, akan terus mengungkap kejahatan Narkotika hingga ke tingkat Kapolsek di Wilayah Banyuasin.

"Saya upayakan untuk melakukan pengungkapan setiap bulannya di wilayah hukum masing polsek," kata Kapolres.

Bahkan untuk pengungkapan kasus Narkotika, Kapolres mengupayakan setiap Kapolsek mendapatkan satu laporan (LP) di setiap bulannya. "Kita upayakan, saya berikan lenekanan satu LP dalam satu bulan," tegas Kapolres.

Sabu pemusnahan dilakukan dengan dihancurkan dengan di blender dicampur dengan deterjen sehingga kandungan berubah yang akhirnya kemudian dibuang di subsiting, kemudian ganja dengan cara di bakar dengan menggunakan masker penutup hidung.

Diketahui, dari tahun ketahun di Kabupaten Banyuasin kejahatan tentang narkotika terus meningkat, yanv dibuktikan sejak Januasir 2018 terdapat Satres Narkoba Polres Banyuasin telah melakukan pennyidikan terhadap 98 kasus, dengan 116 orang, laki-laki dan berjumlah 111 orang dan perempuan berjumlah 5 orang. (cr28)

=====

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved