HD Percepat Bangun Pabrik Ban, Dongkrak Harga Karet Rakyat

HD harga karet di tingkat bawah masih belum berpihak pada petani. Karena itu Pemerintah Provinsi merespon persoalan ini dengan cara akan membangun pab

HD Percepat Bangun Pabrik Ban, Dongkrak Harga Karet Rakyat
HUMAS PEMPROV SUMSEL
Gubernur Sumsel H Herman Deru ketika menerima audensi Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan yang didampingi Ketua TP PKK Musi Rawas Hj Noviar Marlina Gunawan beserta jajaran bertempat di Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (13/12/2018) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Provinsi Sumatera Selatan memiliki sejumlah potensi destinasi wisata yang layak untuk dikembangkan baik wisata keindahan alam maupun agrowisata lainnya.

Pengembangan potensi pariwisata yang ada tersebut sudah menjadi atensi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumsel H Herman Deru ketika menerima audensi Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan yang didampingi Ketua TP PKK Musi Rawas Hj Noviar Marlina Gunawan beserta jajaran bertempat di kantor Gubernur Sumsel, Kamis (13/12/2018)

“Untuk mengembangkan sektor wisata ini sudah ada dibenak saya, baik itu agrowisata maupun destinasi keindahan alam lainnya,” ungkap HD.

Dengan didampingi Ketua TP PKK Sumsel HJ Febrita Lustia , HD menambahkan untuk mengembangkan potensi wisata di Sumsel tidaklah harus menggunakan dana yang besar, artinya bagaimana masyarakat sekitar diajak untuk bisa terlibat secara langsung dalam memanfaatkan tempat wisata tersebut sebagai sumber pendapatan bagi warga.

Disamping itu, selain mengkritisi sektor wisata HD juga mengkritiasi sektor lainnya yakni sektor pendidikan dan perkebunan.

Untuk sektor pendidikan HD mengucapkan terima kasih pada Bupati Musirawas dan jajaran yang telah konsen dalam peningkatan mutu pendidikan melalui pembangunan sarana belajar dan pemenuhan tenaga guru pendidik disemua tingkatan sekolah.

Kabupaten Mursirawas lanjut HD selain memiliki kekayaan alam yang dapat dikembangkan juga memiliki potensi pendapatan dari sektor pertanian dan perkebunan khususnya karet dan sawit.

Hanya saja persoalanya lanjut HD harga karet di tingkat bawah masih belum berpihak pada petani. Karena itu Pemerintah Provinsi merespon persoalan ini dengan cara akan membangun pabrik dekat dengan perkebunan rakyat.

"Saya sudah merespon persoalan ini, dalam waktu dekat industri hilirnya akan kita bangun, terutama terkait produksi karet rakyat akan segera kita bangun pabrik ban, bahkan investornya saat ini sudah ada,"katanya.

Dia berharap nantinya pangsa pasar dari ban yang telah diproduksi digunakan kendaraan roda dua atau roda empat terutama kendaraan dinas, sebagi bentuk tanggung jawab moril pemerintah daerah.

Sementara itu Bupati Musirawas, Hendra Gunawan menegaskan, untuk sektor pendidikan pihaknya fokus pada pendidikan usia dini (PAUD), bahkan kedepan dia berharap semua PAUD yang ada di Musirawas statusnya dapat menjadi PAUD Negeri.

Masih menurut Hendra Gunawan Kabupaten Musi Rawas 75 persen masyarakat di daerahnya mengeluti profesi sebagai petani baik pertanian tanaman pangan maupun perkebunan meliputi, karet, sawit, kopi ,coklat, tebu, serai dan aren.

Untuk sektor pariwisata Hendra Gunawan menegaskan, saat ini Musi Rawas telah menjadikan dusun Sri Pengantin desa Pasenan Kecamatan STL Ulu Rawas, sebagai tujuan wisata alam yang layak dijual ke pada turis, baik turis local maupun manca negara.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved