Berita Muba

Terus Sosialisasikan Perda Pesta Malam, 8 Wanita di Muba Diberikan Penghargaan Champion Gender

Peringatan Hari Ibu ke-90 dan DPW ke-19 diwarnai penyerahan penghargaan kepada 8 perempuan yang dianggap berdedikasi tinggi.

Terus Sosialisasikan Perda Pesta Malam, 8 Wanita di Muba Diberikan Penghargaan Champion Gender
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Sekda Muba Drs Apriyadi MSi ketika memberikan penghargaan terhadap Ketua TP PKK Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU—Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus melakukan sosialiasi terhadap Perda pesta malam.

Kali ini sosialiasi tersebut dilakukan pada Puncak Peringatan Hari Ibu ke-90 dan HUT DWP ke-19 bertempat di Opproom Pemkab Muba, Rabu (12/12/18).

Selain itu diberikan juga penghargaan terhadap 8 orang wanita di Bumi Serasan Sekate karena telah berdedikasi dan berkontribusi serta mampu memimpin dalam kesetaraan gender. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Drs H Apriyadi MSi, mengatakan bahwa saat ini Pemkab Muba mempunyai pekerjaan rumah yang cukup berat.

Oleh karena itu, dibutuhkan peran ibu yang maksimal dalam penerapan Perda no 2 tahun 2018 tentang Pembatasan Pesta di malam hari, sampai dengan pukul 17.00 WIB.

“Ya, beberapa waktu lalu Pemkab Muba telah mengesahkan Perda mengenai larangan pesta malam. Perda ini disepakati karena dinilai pesta malam banyak mudorat yang terjadi dan tidak ada manfaatnya, disinyalir hampir 60% yang hadir menggunakan narkoba dan terjadi pornoaksi,” Kata Apriyadi.

Lanjutnya, oleh karena itu Pemkab Muba sangat setuju dalam membatasi pesta malam yang berlebihan di Kabupaten Muba. "Saya yakin Perda ini bisa diterapkan dengan maksimal melalui peran ibu, dan tentunya sekaligus peredaran narkoba bisa kita basmi, karena kita khawatirkan akan kehilangan generasi penerus jika kita hanya diam saja,"ujarnya.

Napi Lapas Muaraenim Ini Lakukan Penipuan via Online dari Dalam Lapas

Wagub Sumsel Mawardi Yahya Ingatkan BUMD. Siap-siap untuk Diamputasi

Yuu Hyunkoo, Kapten Sriwijaya FC Dikabarkan Mengurus Proses Naturalisasi Menjadi WNI

Pada  Peringatan Hari Ibu dan DWP, Apriyadi menyampaikan peningkatkan peranan perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa dan optimalisasi potensi DWP untuk suksesnya pembangunan nasional.

"Nanti Kabupaten Muba akan terima Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE), ini tentunya berkat kinerja kita bersama, pengahargaan ini akan tetap kita jadikan motivasi terutama kami di Jajaran Pemkab, untuk bekerja lebih giat lagi dalam hal meningaktkan perlindungan anak, perempuan dan kesetaraan gender,”jelasnya.

Pada puncak Peringatan Hari Ibu dan DWP tersebut juga diberikan penghargaan kepada 8 orang perempuan yang ada di Kabupaten Muba.

Kedelapan perempuan tersebut dinilai berdedikasi dan berkontribusi serta mampu memimpin dalam kesetaraan gender. 

Delapan orang wanita di Bumi Serasan Sekate tersebut dinobatkan sebagai ‘Champion Gender', yaitu Penghargaan yang diberikan kepada wanita-wanita yang berdedikasi dan berkontribusi, mampu memimpin dalam kesetaraan gender.

Adapun delapan wanita tersebut yaitu, Ketua TP PKK Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza, Wakil Ketua TP PKK Muba, Susy Imelda Beni dan Ketua DWP Kabupaten Muba, Hj Asna Aini Apriyadi, Kapolres Muba, AKBP Andes Purwanti SE MM, Kepala Disdukcapil Muba, Hj Asmarani SSos MSi, Kepala Bagian Organisasi dan Ortala Setda Muba, Azizah SSos MT, Kepala DPPPA Muba, Dewi Kartika SSos MSi, dan Camat Sungai Lilin Emilia Afrianita, SSTP MSi. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved