Pelajar Pagaralam Terpapar Narkoba

Adanya indikasi kuat pelajar di Kota Pagaralam menjadi pecandu Narkoba, menjadi perhatian serius Badan Narkotika Nasional (BNN). Sebagai antisipasi,

Pelajar Pagaralam Terpapar Narkoba
http://www.dpdinsanokaltim.com/
Indonesia Anti Narkoba.

SRIPOKU.COM , PAGARALAM - Adanya indikasi kuat pelajar di Kota Pagaralam menjadi pecandu Narkoba, menjadi perhatian serius Badan Narkotika Nasional (BNN). Sebagai antisipasi, kini pelajar SMP/Mts dan SLTA (SMA/SMK/MA) akan dilakukan tes urine untuk mengetahui seberapa banyak pelajar terpapar Narkoba.

Berita Lainnya:
SMPN 2 Pagaralam Juara Juara LPI
BNN Pagaralam Rehab 26 Pecandu Narkoba

BNN Kota Pagaralam sudah mengagendakan akan mendatangi sejumlah sekolah dengan cara Inpeksi Mendadak (Sidak) untuk melakukan tes urine langsung di sekolah. Namun begitu, apa pun hasil dari tes urine tersebut tetap akan dirahasiakan karena menyangkut mental siswa. Namun siswa yang terindikasi (terpapar) Narkoba akan tetap dilakukan pembinaan.

Informasi yang dihimpun, Selasa (11/12) menyebutkan, program ini merupakan program untuk upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat (P2M) yang akan dilakukan BNN Kota Pagaralam mulai tahun 2019 mendatang.

Menurut Kepala BNN Kota Pagaralam, Andi Kurniawan, pihaknya sudah mendapatkan informasi pelajar di Pagaralam sudah ada yang memgkonsumsi narkoba jenis sabu. Bahkan, untuk mendapatkan barang tersebut, mereka rela urunan pakai uang jajan sekolah.

"Hal ini harus cepat dicegah sehingga narkoba tidak merusak generasi penerus bangsa di Kota Pagaralam ini. Seksi P2M (Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat) garda terdepan BNN Kota Pagaralam?untuk menekan laju angka prevalensi penggunaan narkoba di Kota Pagaralam," ujarnya.

Dikatakannya di 2019 mendatant pihaknya sudah menyiapkan sedikitnya 500 alat tes urine. Alat tes tersebut nantinya akan digunakan untuk mengecek pengguna narkoba dikalangan pelajar di Kota Pagaralam.

"Kita akan sidak langsung. Bisa melalui permintaan sekolah ataupun juga bisa lantaran gerak cepat BNN Kota Pagaralam. Kita berharap melalui kegiatan ini generasi penerus bangsa bisa bebas narkoba," katanya.

Untuk memerangi narkoba peran serta masyarakat sangat dibutuhkan. Semua harus bersatu khususnya aparat penegak hukum dan masyarakat. Tidak boleh ada ego sektoral sehingga narkoba dan daerah merah bisa hijau karena bebas narkoba.

"BNN Kota Pagaralam sebagai perpanjangan tangan merupakan lembaga negara yang mempunyai kewenangan untuk pencegahan dan penindakan peredaran narkoba di Kota Pagaralam. BNN Kota Pagaralam melaksanakan pencegahan dan pemberdayaan masyarakat bekerjasama dengan semua bidang," jelasnya.

Untuk advokasi sudah terpenuhi target, satu advokasi memenuhi tiga indikator, adanya regulasi kegiatan dan terbentuknya relawan anti narkoba seperti lingkungan pendidikan, yakni SMA Negeri 1 Pagaralam dan SMPN 2 Pagaralam, organisasi masyarakat dan lainnya. "Target kita kedepan, Kota Pagaralam memiliki 1000 relawan anti narkoba," ujarnya. (one)

====

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved