Berita Palembang

Sistem Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2019 Bakal Berubah. Siswa tak Perlu Datang Mendaftar

Pola sistem zonasi sekolah untuk tahun ajaran 2019 kembali mengalami perubahan, khususnya untuk proses penerimaan peserta didik baru.

Sistem Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2019 Bakal Berubah. Siswa tak Perlu Datang Mendaftar
SRIPOKU.COM/YULIANI
Para orangtua siswa saat melakukan daftar ulang anaknya yang lulus di SMP 43 Palembang beberapa waktu lalu 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pola sistem zonasi sekolah untuk tahun ajaran 2019 kembali mengalami perubahan, khususnya untuk proses penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Wacananya adalah, siswa tidak perlu lagi datang dan mendaftar ke sekolah tujuan sesuai dengan zonasinya.

Konsep ini pun nanti tertuang di perpres dan sedang dimatangkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Sayangnya, rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy bahwa siswa tak perlu lagi mendaftar sekolah pada tahun depan ini rupanya belum sampai ke Dinas Pendidikan Kota Palembang.

Kepala Bidang (Kabid) SMP Herman Wijaya mengatakan, pihaknya masih menunggu seperti apa teknis dari wacana tersebut.

Sehingga dia belum bisa menjelaskan secara mendetil bagaimana konsep ini akan diberlakukan.

"Biasa kalau ada peraturan baru kepala dinas dipanggil untuk mensosialisasikan. Itu baru wacana, belum ada hitam diatas putih sampai ke kami," ujar Herman Selasa (11/12/2018).

Menurutnya, kalau siswa didaftarkan semua tentu saja hal yang dikhawatirkan SMP yang ada di Palembang tidak akan bisa menampung siswa SD yang lulus.

Akhirnya Dana Program Sekolah Gratis untuk SLTA Swasta Tahun 2017 Cair

Piala Indonesia 2018, Sriwijaya FC Versus Persimura Tanpa Penonton. Ini Alasannya

Kajari OKI Terbuka untuk Para Kades Diskusi dalam Pengelolaan Dana Desa

"Tapi kita belum tau teknis, apakah ada syarat-syarat tertentu yang disiapkan, untuk PPDB 2019 nanti dengan tanpa mendaftar," jelasnya.

Menurutnya, bisa dibayangkan dari jumlah total 60 SMP di Palembang sesuai rombel hanya bisa menampung sekitar 18.000 siswa.

"Sementara jumlah siswa SD yang lulus mencapai 28.000 tahun depan. Itu dari 148 SD dan sisanya mau kemana," terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mendikbud Muhadjir Effendi telah mengeluarkan statement bahwa PPDB SMP langsung terdaftar sesuai zonasi.

Muhadjir percaya Model PPDB seperti ini jauh lebih simpel. Misalnya, sebuah sekolah SMP sudah tahu daftar siapa saja yang akan masuk pada tahun ajaran mendatang.

Yakni siswa SD kelas enam dari setiap SD yang ada di zonasi SMP tersebut. Konsep ini pun memerlukan kerjasama dengan pemda yang menguasai data kependudukan, seperti KIP juga bisa berdasarkan petunjuk zonasi ini. (Yuliani)

Dikirim dari Yahoo Mail di Android
Area lampiran

Penulis: Yuliani
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved