Madrasah di Sumsel Segera Bagikan Raport Digital

salah satu madrasah negeri di Palembang yang akan menerapkan aplikasi raport digital pada semester genap tahun ajaran 2018/2019 nanti, yakni MTS N 1 P

Madrasah di Sumsel Segera Bagikan Raport Digital
energetykacieplna.pl
Raport. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Usai wacana ujian menggunakan android mencuat di kalangan sekolah, kini kemajuan teknologi kembali dimanfaatkan untuk pembagian raport siswa.

Jika biasanya raport dibagikan dalam bentuk print out atau buku, kini orangtua atau siswa di sekolah bisa langsung melihat nilai raportnya melalui aplikasi raport digital.

Hal ini pun dibenarkan oleh salah satu madrasah negeri di Palembang yang akan menerapkan aplikasi raport digital pada semester genap tahun ajaran 2018/2019 nanti, yakni MTS N 1 Palembang.

Kepala MTS N 1 Palembang, Budiman yang diwakili oleh Waka Humas MTS N 1 Palembang, Ratno Hadi mengatakan bahwa di MTS N 1 Palembang memang berencana akan menerapkan raport digital ini. Hanya saja belum menggunakan aplikasi yang sesuai aturan karena sering terkendala server dari pusat.

"Memang terkait regulasi ini kan sistem satu pintu, begitu jadi sering error di server penyimpanannya namun semester depan kami pastikan akan gunakan aplikasi ini karena di luar Sumsel superti di Jawa sudah menggunakan sistem bagi raport seperti ini," ujarnya, Selasa (11/12/2018).

Kebijakan Dua Raport Siswa

Orangtua Antri Tunggu Pembagian Raport

Jadwal Bagi Raport Diserahkan ke Sekolah

Ia menjelaskan proses dari aplikasi raport digital ini adalah guru mata pelajaran mengisi nilai siswa yang diajarnya secara online. Setelah dari guru mapel selanjutnya, setiap wali kelas memeriksa kembali nilai yang diisi oleh guru mapel.

"Nanti wali kelas mengolah kembali nilai-nilai mapel setelah diolah wali kelas menyimpan data ke server. Lalu kembali lagi diolah oleh pegawai TU sekolah yang nantinya pegawai TU ini mengirim atau memproses nilai ke Kantor Wilayah Pusat Kemenag," ungkapnya.

Selanjutnya, apabila semua telah selesai, maka siswa akan diberikan ID Nama beserta kata sandi (password) agar bisa membuka aplikasi atau website melalui handphone atau komputer masing-masing siswa atau dari orangtua siswa.

"Nanti kalau sudah diterapan siswa akan kami berikan ID nama dan kata sandi, jadi mereka bisa periksa sendiri melalui handphone mereka, orangtua siswa yang sibuk juga bisa kapan saja mengecek hasil raport anaknya selama belajar di sekolah," jelasnya.

Menurut Ratno, penggunaan aplikasi raport digital ini sendiri tentunya dijelaskan Ratno banyak memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan raport print out yang diterima seperti biasanya.

"Raport digital ini tentunya lebih simpel dan lebih aman daripada raport print out. Orangtua bisa kapan saja memeriksa nilai anak dengan adanya aplikasi ini. Apabila terjadi hal-hal yang tak diinginkan (misal kebakaran dan lainnya) kan raport tetap aman," ungkapnya.

Sementara itu, terkait penggunaan raport digital di lingkungan madrasah di Sumsel, Kaeubag Inmas Kanwil Kemenag Sumsel Saefudin belum bisa memberikan keterangan lebih banyak.

Namun dalam waktu dekat pihaknya berjanji akan menjelaskan terkait regulasi tersebut.

"Nanti akan kami jelaskan seperti apa konsepnya, biasanya apabila memang sudah disosialisikan dari pusat maka akan kita terapkan juga di lingkungan madrasah kita," ujarnya singkat

Penulis: Yuliani
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved