Kenali Tanda Batas Ban Kendaraan yang Harus Diganti

Ban merupakan salah komponen penting dalam kendaraan bermotor, yang berhubungan langsung dengan jalan. Oleh sebab itu, kondisinya perlu dijaga dan dip

Kenali Tanda Batas Ban Kendaraan yang Harus Diganti
https://otomotif.kompas.com/
Kode regroovable pada ban yang bisa divulkanisir. (touringonline.wordpress.com) 

SRIPOKU.COM , JAKARTA - Ban merupakan salah komponen penting dalam kendaraan bermotor, yang berhubungan langsung dengan jalan. Oleh sebab itu, kondisinya perlu dijaga dan diperhatikan demi keamanan dan keselamatan.

Apabila sudah tidak laik, maka harus diganti dengan yang baru. Lantas bagaimana mengenal atau mengetahui ciri ban yang sudah aus, agar pemilik mobil atau sepeda motor itu menggantinya?

Berita Lainnya:
AWAS! Ada 5 Buah Behel Tajam di Tengah Jalan Ini Siap Mengoyak Ban Kendaraan Anda
Isi Ban Kendaraan Anda dengan Nitrogen

Menurut National Sales Manager UHP Goodyear Indonesia Romijo Huka, paling utama cukup melihat tanda tire wear indicator (TWI). Tanda itu pada umumnya berbentuk segitiga atau tanda panah dan jumlahnya lebih dari satu.

"Kalau sudah tidak ada tanda itu, artinya ban itu sudah aus. Tanda itu juga sebagai standar atau patokan ban yang masih bagus atau tidak," ujar Romijo ketika dihubungi Kompas.com, Senin (10/12/2018) sore.

Romijo melanjutkan, tanda berbentuk segitiga itu terletak di sisi atau dinding ban. Dia juga memastikan ban suntikan yang banyak dijual oleh pedagang ban pinggir jalan sudah tidak memiliki logo TWI.

"Karena tanda itu dihabiskan lagi oleh merka untuk membuat alur baru. Padahal sudah tidak tebal lagi, karena ban bekas diukir lagi agar terlihat seperti baru, dan itu berbahaya," kata dia.

Yulfahmi, Technical Manager Motorcycle PT Gajah Tunggal Tbk, juga pernah menjelaskan soal ciri ban yang harus diganti, terutama untuk jenis ban tubeless. Kata dia, apabila sudah timbul benjolan atau sering ditambal sebaiknya diganti dengan yang baru.

"Kalau terlalu sering ditambal, akan membuat daya ban itu sendiri jadi kurang maksimal, karena kemungkinan udara masuk dari luar masih cukup tinggi," ujar Yulfahmi beberapa waktu lalu.

Ban yang sudah retak atau benjol, lanjut Yulfahmi berbahaya, sebab potensi untuk bisa meledak cukup tinggi. Kondisi tersebut secara keamanan juga tidak baik.

Penulis: Aditya Maulana

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://otomotif.kompas.com/ dengan Judul:
Kenali Tanda Batas Ban yang Harus Diganti

====

Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved