Ibu Rumah Tangga Tangkis Sabetan Pedang Pelajar

Lantaran tak terima sudah menjadi korban penganiayaan, Linda Wati (39), mendatangi SPKT Polresta Palembang, Jumat (7/12/2018) sekitar pukul 15.00

Ibu Rumah Tangga Tangkis Sabetan Pedang Pelajar
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Linda (39), ketika melapor ke SPKT Polresta Palembang, lantaran sudah menjadi korban penganiayan, Jumat (7/12/2018) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM PALEMBANG - Lantaran tak terima sudah menjadi korban penganiayaan, Linda Wati (39), ibu rumah tangga, mendatangi SPKT Polresta Palembang, Jumat (7/12/2018) sekitar pukul 15.00.

Kedatangan wanita yang tercatat sebagai warga Lorong Masawa Tengah Kelurahan 13 Ilir
Kecamatan IT I Palembang ini, untuk membuat laporan atas kasus penganiayaan yang dialaminya.

Kepada petugas, Linda melaporkan seorang pelajar berinisial MH (12).

Linda menuturkan kejadian dialaminya terjadi pada Jumat (7/12), sekitar pukul 11.00, di dalam rumah terlapor Lorong Mushola Wasila Kelurahan 10 Ilir Palembang.

Peristiwa itu terjadi berawal saat korban bersama anaknya datang kediaman rumah terlapor. Kedatanagn Linda bermaksud untuk menyelesaikan masalah, karena anaknya dipukuli oleh terlapor yang masih teman satu sekolahnya.

Siswi Ini Menangis saat Datang ke SPKT Polresta Palembang, Ternyata Kernet Angkot Penyebabnya

Berita Palembang: Tanahnya Diserobot, Anggota TNI AD Ini Melapor ke Polda Sumsel

Video Baru Satu Bulan Menikah, Wanita di Palembang Ini Jadi Korban Penganiayaan Suaminya

Saat sudah berada didalam rumah terlapor, Linda pun menjelaskannya kepada ibu terlapor terkait berbuatan terlapor yang telah mengejar dan menganiaya anaknya.

Namun saat hendak minta pertanggung jawaban, tiba-tiba ibu terlapor tidak terima dengan nada keras.

Kemudian terlapor MH keluar dengan membawa pedang dan mengacungkan pedangnya ke arah Linda.

Bahkan terlapor sempat mengayunkan pedangnya dan ditangkis Linda. Akibatnya jari jempol dan telunjuk Linda pun terluka.

"Oleh itulah pak saya laporkan, saya tidak terima. Saya datang baik-baik ke rumah mereka. Namun saya juga malah dianiaya anaknya, dengan pedang. Saat itu saya tanggis, tapi dia menyerang terus," ujar Linda kepada petugas.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara, melalui Ka SPK Ipda Haidir, membenarkan adanya laporan dari pelapor dan sudah diterima petugas. " Laporan sudah kita terima, dan segera akan kita tindaklanjuti," ujarnya.

====

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved