Terpilih Masuk Program Serasi, Sumsel Kebagian 200 Ribu Hektar

Terpilihnya Provinsi Sumatera Selatan sebagai salah satu wilayah untuk diterapkan program Selamatkan Rawa Sejahtera Petani (Serasi)

Terpilih Masuk Program Serasi, Sumsel Kebagian 200 Ribu Hektar
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Rapat Koordinasi Program Serasi di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (6/12/2018) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemerintah RI melalui Kementerian Pertanian RI secara serius untuk dapat mengefektifkan lahan rawa yang selama ini kerap terbengkalai.

Komitmen ini pun diwujudkan dengan terpilihnya Provinsi Sumatera Selatan sebagai salah satu wilayah untuk diterapkan program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi).

Selain Sumsel, sebelumnya juga diterapkan di Kalimantan Selatan untuk menjadi pilot project program tersebut. Program Serasi ini merupakan upaya dari pemerintah agar lahan rawa bisa menjadi lahan yang produktif sehingga dapat mendorong kesejahteraan petani berbasis koperasi yang dikorporasikan.

Nantinya, pada tahun pertama pemerintah memberikan bantu berupa alat pertanian dan pendanaan, tetapi untuk tahun berikutnya wilayah tersebut diharapkan untuk mandiri dan berkembang lebih maju.

Untuk itu, Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman meminta untuk semua stakeholder baik itu Gubernur, kepolisian maupun TNI untuk mengawal program Serasi ini. Ini merupakan program pemerintah yang penting.

Pada 2021, Kementerian Pertanian Optimis Swasembada Bawang Putih

Kementan Berikan Bantuan Rp 900 Miliar untuk Pertanian Sumsel

Presiden Jokowi akan Serahkan 50 Hektare Hutan Sosial kepada 10.500 KK di Sumatera Selatan

"Program ini tidak main-main, Kalau Bupatinya serius untuk menggarap kita siap untuk bantu alat pertanian dan kucurkan dana. Dana ini Triliunan makanya saya minta program ini benar-benar dijalankan dan diawasi," jelasnya, Kamis (6/12/2018) disela Rapat Koordinasi Program Serasi di Hotel Aryaduta Palembang.

Untuk di Sumsel, luas lahan rawa yang nantinya akan dioptimalkan seluas 200 ribu hektar. Selain itu, Kementerian Pertanian juga memberikan bantuan alat pertanian berupa Ekskavator sebanyak 22 unit dengan nilai investasi keseluruhan berkisar Rp 60 Miliar lebih.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru mengaku bersyukur Sumsel menjadi salah satu provinsi yang dipilih untuk diimplementasikan program Serasi.

"selama ini lahan rawa banyak terbengkalai, bahkan dijual hanya 1-2 juta. Padahal Sumsel punya luas lahan rawa 1,4 juta hektar. Jauh sebelumnya saya bahkan sudah minta izin untuk daerah rawa yang sering menjadi sumber kebakaran untuk di produktifkan. Alhamdulillah sekarang terwujud," jelasnya.(

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved