Jadwal Pelaksanaan USBN dan UN 2019 Telah Keluar, Soal UN Pilihan Ganda dan Uraian

Kemendikbud telah merilis kisi-kisi Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasonal (USBN) 2019 untuk SMP dan SMA.

Jadwal Pelaksanaan USBN dan UN 2019 Telah Keluar, Soal UN Pilihan Ganda dan Uraian
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Ilustrasi - Murid SMK PGRI Muaradua melaksanakan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP), Selasa (3/4/2018). 

SRIPOKU.COM , PALEMBANG - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah merilis kisi-kisi Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasonal (USBN) 2019 untuk SMP dan SMA.

Untuk Pos USBN dan UN ini sendiri, Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) telah menetapkan ketentuan yang mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksaan USBN dan UN.

Berita Lainnya:
Catat, Ini Jadwal Pelaksanaan Ujian Nasional SMA 2019
Pengumuman Hasil Ujian Nasional SMP Diundur, Ini Tanggalnya

Kepala Bidang (Kabid) SMA Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel Bonny Syafrian mengatakan, penetapan POS tersebut dimuat dalam Keputusan BSNP Nomor 0048/P/BSBP/XI/2018 untuk Pos USBN dan Nomor 0047/P/BSNP/XO/2018 untuk Pos UN.

"Untuk kebijakan USBN dan UN tahun 2019 secara umum tidak jauh berbeda dengan kebijakan tahun ini. Perbedaan ada pada proyeksi jumlah peserta dan jadwal ujian," ujarnya, Rabu (5/12).

Terkait dengan soal ujian, Bonny menambahkan untuk USBN ada soal Pilihan Ganda (PG) sebanyak 90 persen, dan soal uraian sebanyak 10 persen. Masih ada soal dari pusat sebanyak 20 hingga 25 persen.

"Sisanya, soal USBN disusun oleh masing-masing guru di satuan pendidikan yang dikonsolidasikan oleh musyawarah guru mata pelajaran dan organisasi terkait. Soal UN 100 persen disiapkan oleh Pusat," ujarnya.

Ia menjelaskan, semua soal dalam bentuk pilihan ganda. Namun soal matematika SMA/MA, SMK/MAK dan Paket C/Ulya terdiri atas pilihan ganda dan isian singkat.

"Demikian juga soal yang berorientasi pada penalaran tingkat tinggi (HOTS) masih diterapkan dalam UN 2019," terangnya. Sedangkan waktu pelaksanaan UN 2019 sendiri, sedikit bergeser ke depan dibandingkan tahun 2018. UN tahun 2018 dimulai pada bulan April, sedangkan UN tahun 2019 dimulai pada bulan Maret.

"Pergeseran tersebut karena menyesuaikan waktu puasa Ramadhan yang diproyeksikan mulai tanggal 5 Mei 2019," jelasnya. Ia menambahkan, bahwa moda pelaksanaan UN 2019 SMA/SMK/MA dan Paket C ditargetkan 100 persen Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sedangkan untuk jenjang SMP ditargetken 85 persen UNBK. Sementara jenjang MTs serta Paket B ditargetkan 100 persen UNBK.
(cr9)

Penulis: Yuliani
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved