Berita Lahat

Diguyur Hujan, Dua Desa di Kabupaten Lahat Terjadi Banjir dan Longsor

Hujan yang terus mengguyur di wilayah Kabupaten Lahat, menyebabkan terjadinya banjir dan longsor di beberapa titik.

Diguyur Hujan, Dua Desa di Kabupaten Lahat Terjadi Banjir dan Longsor
IST
Personel Polres Lahat menunjuk salah satu titik longsor di Km 11 jalan alternatif Muara Siban Lahat - Pagaralam via Gumay Ulu. 

Laporan wartawan sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU. COM, LAHAT - Hujan yang terus mengguyur di wilayah Kabupaten Lahat, menyebabkan terjadinya banjir dan longsor di beberapa titik.

Salah satunya terjadi di Desa Lubuk Sepang dan Tanjung Sirih Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat.  Namun, hingga berita ini dibuat tidak adanya korban jiwa.

Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi S.Ik melalui Kasubag Humas Polres Lahat, Iptu Sabar T, mengungkapkan bahwa untuk banjir di Desa Lubuk Sepang lantaran luapan air Sungai Lematang dari aliran sungai Liem, sungai Kanji, sungai ketapang, dan sungai Puyang Ratu. Tak ada korban dalam kejadian tersebur namun 6 unit rumah warga teredam air yakni rumah Edi Sopian (55), Rozali Badil (70), Bigro (30), Sahlan (70), Frans (60) dan Man Sari (63).

"Korban jiwa maupun luka-luka nihil," ungkapnya, Kamis (6/12).

Selain di Lubuk Sepang, banjir juga terjadi di desa Tanjung sirih. Banjir terjadi sekira jam 17.00 WIB, lantaran meluapnya aliran ayik Pauk dan Aliran sungai Liem yang bermuara ke Sungai Lematang.

Banjir mengakibatkan tembok penahan air aliran sungai liem roboh sepanjang 20 meter. Serta merusak gudang penyimpanan barang inventaris desa yang berbatasan langsung dengan tembok penahan air sungai Liem.

Seluruh Camat di Pemkab Ogan Ilir Dapat Mobil Dinas Baru Mitsubishi Expander

Kawasan Seberang Ulu Segera Nikmati Gas Alam

Begini Kronologi Kejadian Pembunuhan Sadis di Prabumulih Oleh Oknum TNI Menurut Saksi Mata

Air juga menghanyutkan barang- barang inventaris desa berupa tenda besi 5 unit, Seng 40 lembar, Papan 100 keping dan Peralatan dan perlengkapan lain-lain.

Camat Pulau Pinang, Subhan mengatakan bahwa saat kejadian banjir di Desa Lubuk Sepang, warga sempat mengungsi ke masjid.

Namun saat ini air sudah surut dan warga telah kembali ke rumahnya masing- masing. "Kita menghimbau agar warga tetap waspada," tambahnya.

Sementara untuk longsor, terjadi di Km 11 jalan alternatif Muara Siban Lahat - Pagaralam via Gumay Ulu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, H Pauzan Khoiri mengungkapkan bahwa longsor terjadi, Rabu (5/12) sekira pukul 20.00 WIB lantaran hujan deras. Longsor menutupi bahu jalan dan warga dihimbau hati- hati.

Kepala BPBD Lahat, Marjono menambahkan bahwa untuk banjir di Pulau Pinang pihaknya bersama Satgas telah ke lokasi kejadian sejak Rabu malam.

Pihaknya menghimbau agar masyarakat tetap waspada akan kejadian banjir dan longsor pada musim penghujan ini. Cr22.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved