Temuan Barang Expired di Toko Ritel, Langsung Amankan Produknya

Meski secara umum rata-rata tingkat kesadaran pengelola ritel modern sudah bagus, namun masih ditemukan barang-barang expired terpajang. Jika sudah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Meski secara umum rata-rata tingkat kesadaran pengelola ritel modern sudah bagus, namun masih ditemukan barang-barang expired terpajang. Jika sudah seperti ini, BPOM akan langsung mengamankan produk itu sebagai sanksi pertama.

"Kalau masih ditemukan pajangan produk expired atau kadaluarsa, maka sanksi awalnya langsung kita amankan produknya," kata Kepala BPOM Palembang, Dra. Hardaningsih Apt, saat diskusi tentang tingkat keamanan pangan bersama PT. Hero, Senin (3/12).

Umumnya, lanjut dia, kebanyakan barang yang dipajang adalah lewat waktu izin edar atau kadaluarsa sehingga barang itu wajib dimusnahkan. Akan sangat bahaya, jika produk itu di beli atau bahkan dikonsumsi masyaraka. "Walaupun bagus kita masih juga menemukan barang yang tanpa izin tetap beredar dan Expired. Meski telah Expired jumlah angkanya kecil tidak terlalu besar" jelasnya.

Hardaningsih menambahkan, pihaknya mengingatkan kepada ritel agar jika masih ditemukan barang yang dijual tidak layak lagi pihaknya akan memberikan sanksi langsung.

"Untuk sanksinya pertama kita amankan dulu produknya. Bagi barang impor nomor produknya jika sudah keluar ya harus dicantumkan agar masyarakat tahu barang itu layak atau tidak," ujarnya.

Secara umum, BBPOM kota Palembang menyebut distribusi kebutuhan barang yang sudah layak beredar di pasaran Sumatera Selatan telah mencapai 70 persen. "Di Sumsel khususnya kota Palembang distribusi kebutuhan barang yang layak sesuai persyaratan BPOM pusat telah mencapai 70 persen sedangkan 30 persennya belum memenuhi," katanya.

Untuk sarana distribusi barang di tingkat nasional saat ini telah mencapai 60 persen memenuhi ketentuan. Artinya Sumsel sudah diatas 10 persen secara nasional distribusi layak barangnya.

Pihaknya pun rutin terjun langsung ke lapangan untuk mengecek barang-barang yang tidak layak beredar di pasaran seperti fasilitas, penataan, kebersihan, dan masa Expirednya.

"Apalagi, di hari-hari besar seperti hari raya dan akhir tahun ini kami lebih itensif lagi mengecek barang-barang demi kenyamanan masyarakat," ujarnya. (mg4)

Penulis: Wahyu Kurniawan
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved