Perang Dagang, Dalam 90 Hari Amerika Serikat Ingin China Lakukan Hal Konkret

Dalam waktu 90 hari kesepakatan meredakan perang dagang antara Amerika Serikat dan China, pihak AS menyatakan mereka menginginkan China melakukan hal

SRIPOKU.COM, WASHINGTON - Dalam waktu 90 hari kesepakatan meredakan perang dagang antara Amerika Serikat dan China, pihak AS menyatakan mereka menginginkan China melakukan hal konkret untuk membangun perjanjian dagang.

Menteri Perdagangan AS Steven Mnuchin mengatakan hal tersebut dua hari setelah Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping melakukan pertemuan pada KTT G20 di Buenos Aires, Argentina.

Dikutip dari AFP, Mnuchin mengatakan Trump dan Xi Jinping telah melakukan pembicaraan spesifik mengenai langkah-langkah yang harus ditempuh kedua belah pihak untuk mengurangi tensi ketegangan perdagangan di antara keduanya.

Dia mengatakan, untuk pertama kalinya terdapat langkah yang jelas untuk mengurangi defisit perdagangan antara Amerika Serikat dengan China mendekati nol.

"Terdapat komitmen yang signifikan dari kedua pempimpin tersebut mengenai apa yang harus dilakukan dalam 90 hari dan kedua belah pihak harus melakukan negosiasi sehingga hal ini bisa menjadi sebuah kesepakatan dengan langkah-langkah spesifik yang dapat dilakukan dalam kurun waktu tersebut," jelas Mnuchin.

Berdasarkan hasil pembicaraan Trump dan Xi Jinping yang dilakukan dalam sebuah acara makan malam di KTT G-20, AS sepakat untuk menahan tarif balasan sebesar 25 persen untuk 200 miliar dollar AS produk China yang rencananya akan diberlakukan pada 1 Januari.

China pun akan melakukan pembelian sejumlah produk AS dalam jumlah yang substrantif seperti untuk komoditas agrikultural, energi, industri dan produk lainnya.

Presiden Trump juga memberikan pernyataan mengejutkan melalui akun twitternya dengan mengatakan China akan mengurangi bahkan menghilangkan 40 persen tari yang diberlakukan untuk mobil, meskipun pihak China sendiri belum mengonfirmasi langkah tersebut.

Sebagai catatan, defisit perdagangan antara China dan AS sebesar 335 miliar dollar AS tahun lalu dan banyak sektor manufaktur yang bergantung pada produk impor dari China, sehingga mengurangi defisit adalah langkah yang luar biasa.

Kebijakan perdagangan Trump yang agresif telah membuat beberapa sektor seperti industri pertanian yang justru mengalami tekanan seperti komoditas kedelai, dan sektor bisnis yang mengalami ketidak pastian karena harus berhadapan dengan biaya yang lebih tinggi dan menghadapi ketidak pastian yang menunda investasi.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved