Berita OKI

Peserta Isbat Nikah di Kabupaten OKI Dapat Uang Saku dan Gratis Buku Nikah

Nurbaiti dan Muhtar, warga Pedamaran mengaku, sudah 40 tahun menikah dan memiliki 15 cucu tapi belum memiliki surat nikah.

Peserta Isbat Nikah di Kabupaten OKI Dapat Uang Saku dan Gratis Buku Nikah
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Peserta isbat nikah dihadapan pengadilan agama dan disaksikan seorang warga 

Laporan wartawan sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Sebanyak 27 pasang warga Kecamatan Pedamaran dan Kayuagung, mengikuti sidang Isbat Nikah terpadu di Kantor Pemerintahan Daerah (Pemda) OKI, Senin (3/12/2018).

Selain nikah gratis, pasangan suami istri (Pasutri) tadi mendapatkan uang saku.

Kabag Kesejahteraa Rakya (Kesra) H Reswandi SE MM melalui SuKasubbag Kesra Pemda OKI, Abdurrahman mengatakan, Isbat nikah terpadu ini merupakan yang keempat dan terakhir pada 2018.

Dalam setahun ada 205 pasang ikut kegiatan ini. "Nanti Inshaallah akan dilanjutkan pada tahun depan, melihat besarnya anggaran,” kata Abdurrahman.

Untuk tahun ini, kata Abdurrahman, ada lima kecamatan yang mengikuti Isbat Nikah dan program tersebut sudah bergulir empat tahun, hanya saja tahun ini sedikit dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai hingga 400 pasang dalam empat kali pelaksanaan.

Manajemen Sriwijaya FC Minta Undur Laga Piala Indonesia 2018 Kontra Persimura

Tim Ekspedisi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagaralam Menemukan Batu Nisan Kuno

Sebenarnya di daerah perairan seperti Kecamatan Air Sugihan dan Cengal belum ada peserta yang ikut kegiatan ini, karena jarak yang jauh.

Untuk itu, kedepan jika anggaran ada dan pihak kecamatan di dua wilayah ini siap pihaknya akan menggelar Isbat Nikah di lokasi.

"Karena pelaksanaannya harus di wilayah masing-masing," tutur Abdurrahman.

Salah satu peserta isbat nikah, Nurbaiti dan Muhtar, merupakan warga Pedamaran mengaku, sudah lama ingin mengikuti Isbat Nikah terpadu, karena sudah 40 tahun menikah dan memiliki 15 cucu belum ada surat nikah.

"Saya dulu rasanya tidak ada surat nikah, tapi lupa," bebernya seraya mengatakan selain mendapat surat nikah ia juga mendapat akta kelahiran dan uang saku/transport sebesar Rp100 ribu per orang.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved