Membuka Tarech Perjalanan Misi Ketuhanan Terakhir

Sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW dianggap sebagai pembawa misi ketuhanan terakhir dan merupakan konsep teologi Islam.

Membuka Tarech Perjalanan Misi Ketuhanan Terakhir
ist
Drs. HM. Daud Rusjdi AW 

Membuka Tarech Perjalanan Misi Ketuhanan Terakhir
Oleh : Drs. HM. Daud Rusjdi AW
Da'i Bid Tadwin/Pengurus Masjid Al Qodr 5 Ulu Palembang

Dalam tarech Islam, sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW dianggap sebagai pembawa misi ketuhanan terakhir dan merupakan konsep teologi Islam.

Dengan demikian jelas mengindikasikan atau menggambarkan bahwa betapa buruknya keadaan masyarakat di kawasan Timur Tengah saat itu.

Hal ini dapat kita simak dalam tarech atau dengar yaitu pada kehidupan masyarakat disana pada umumnya.

Dalam bidang teologi, manusia tidak lagi mengaku ke Maha Esaan Allah sebagai satu-satunya Sang Pencipta yang memang wajib disembah.

Bahkan sebaliknya bermunculan begitu banyaknya Tuhan yang biasa disembah seperti berhala.

Bahkan kesombongan manusia, ada yang menuhankan dirinya sehingga keberadaan Allah telah hilang sama sekali dari konsep teologi manusia.

Berhala-berhala bergantungan di pusat-pusat penyembahan menggantikan ketuhanan Allah yang memang abstrak, sebagai simbol perlawanan langsung dan terbuka terhadap Allah SWT.

Di dalam ajaran ke masyarakat, feodalisme merajalela, yang berakibat masyarakat terbelah-belah berdasarkan kelas-kelas atau kasta yang saling berebutan pengaruh untuk saling menundukkan diantara yang satu
dengan lain.

Hirarki sosial yang begitu tajam telah menghapus etika kebersamaan sebagai salah satu inti utama ajaran teologis  agama-agama besar.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved