7 Serba-serbi Berwisata di Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air Lombok Utara

Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air menjadi andalan Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat untuk menarik wisatawan. Mayoritas penduduk di

7 Serba-serbi Berwisata di Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air Lombok Utara
https://travel.kompas.com/
Wisatawan di Gili Air, Lombok Utara. (Kompas.com/Silvita Agmasari) 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air menjadi andalan Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat untuk menarik wisatawan. Mayoritas penduduk di pulau ini mengandalkan wisata sebagai tulang punggung ekonomi.

Sejak terkena gempa Juli 2018, tiga Gili kembali bangkit untuk menyambut wisatawan. Ini dia serba-serbi berwisata di tiga Gili, seperti yang dirangkum KompasTravel saat kunjungan Exploring Paradise Island dari Dafam Hotel Mangement dan Himpunan Anak Media, di Gili Air, Jumat (23/11/2018):

1. Dua Gerbang Pintu Masuk
Pilihannya bisa masuk ke tiga Gili elwat Bali atau Lombok. Dari Bali ada operator kapal yang memiliki rute ke tiga Gili, khususnya Gili Trawangan dan Gili Air. Pelabuhan Padangbai, Pelabuhan Sesetan, dan Pelabuhan Benoa menjadi titik keberangkatan menuju tiga Gili dari Bali.

Sedangkan di Lombok, Pelabuhan Bangsal di Lombok menjadi titik keberangkatan menuju tiga Gili.

2. Beda Pulau Beda Karakter
Dari keterangan pelaku wisata di Gili Air, tiga Gili punya karakter wisata yang berbeda. Gili Trawangan lebih ramai restoran, bar, dan penginapan karena pulaunya juga lebih luas. Cocok bagi wisatawan yang suka berpesta semalam suntuk dan tidak suka suasana yang terlalu sepi.

Selanjutnya ada Gili Meno yang lebih tenang dari Gili Trawangan, dan Gili Air dengan ketenangan di antara Gili Trawangan dan Gili Meno.

Banyak juga wisatawan yang memilih membagi waktu berwisata di tiga pulau ini. Untuk menyeberang pulau tersedia kapal yang beroperasi setiap hari.

3. Komposisi Turis
Wisatawan yang berkunjung ke tiga Gili didominasi oleh turis asal Australia dan Eropa. Wisatawan lokal masih terbilang sedikit.

Misalnya di Gili Air, menurut Resort Manager Scallywags Resort Gili Trawangan dan Gili Air, Nyoman Suastawa komposisi wisatawan lokal hanya 10 persen. Wisatawan asal Asia Timur seperti Jepang, China, Korea juga masih sedikit.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved