Hari Guru Nasional

Peringati Hari Guru Nasional, Ribuan Guru OKU Menangis

Suara merdu pencipta lagu Guruku Sayang, Sofian Saleh mampu memukau ribuan guru pada Hari Guru Nasional Tahun 2018 dan HUT PGRI ke-73 di Gedung Islami

Peringati Hari Guru Nasional, Ribuan Guru OKU Menangis
SRIPOKU.COM/Eni
Artis Ibukota Sha Ine Febriyanti dan Pencipta Lagu Guruku Sayang Sofian Saleh menghibur ribuan guru pada HUT PGRI ke-73 dan Hari Guru Nasional Tahun 2018 di Gedung Islamic Center Baturaja, Senin (26/11). 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Suara merdu pencipta lagu Guruku Sayang, Sofian Saleh mampu memukau ribuan guru pada Hari Guru Nasional Tahun 2018 dan HUT PGRI ke-73 di Gedung Islamic Center Baturaja, Senin (26/11). Kehadiran putra mantan bupati OKU Saleh Hasan SH ini, menjadi pusat perhatian ribuan guru.

Suara lembut Sofyan Saleh melantunkan Lagu "Guruku Sayang" membuat ribuan guru yang hadir terharu dan meneteskan air mata.

Lagu Guruku Sayang sengaja diciptakan Sofian Saleh, khusus untuk para guru dimanapun berada.

Penghayatan sepenuh hati bait demi bait yang mengisahkan betapa beratnya perjuangan seorang dalam mendidik muridnya yang dilantunkan Sofian Saleh benar-benar masuk kerelung hati para guru, bahkan Bupati OKU Drs Kuryana Azis turut meneteskan air mata haru mengenang perjuangan guru.

Suasana terasa hening penuh makna bertambah haru saat artis ibukota Sha Ine Febriyanti membacakan Puisi tentang beratnya perjuangan Seorang Guru untuk mengantar anak didiknya ke pintu gerbang kesuksesan.

Sofian Saleh yang juga merupakan tokoh nasional yang sangat peduli dengan guru ini melantunkan Lagu Guruku Sayang bersama-sama para juara lomba paduan suara dari sekolah.

Hadir Bupati OKU Drs H Kuryana Azis, unsur muspida, Ketua PGRI OKU DR Drs H Achmad Tarmizi SE, MT, MSi, Ketua TP PKK OKU Hj Badiar Dewi Kuryana, Wakil Ketua TP PKK Hj Henny Johan ST, Ketua DWP OKU Hj Susmadiana Tarmizi SPd SMn MSI, kepala SKPD dan undangan.

Kepala Dinas Pendidikan OKU Paranto SE, MM dalam laporannya menyampaikan, Hari Guru Nasional dan HUT PGRI tahun ini dihadiri 5000 peserta lebih baik dari guru mulai dari PAUD hingga Perguruan Tinggi.

Sementara Ketua PGRI OKU DR DRS H Achmad Tarmizi SE, MT, MSi mengatakan, dunia hari ini menghadapi fenomena disrupsi seperti lahirnya digitalisasi sistim pendidikan melalui inovasi aplikasi teknologi, seperti Massive Open Online Course (MOOC) dan artificial intelegence. Ppertama inovasi pembelajaran daring yang dirancang terbuka, saling berbagi terhubung atau berjenjang satu sama lain.

Prinsip ini menandai dimulainnya demokratisasi pengetahuan yang menciptakan peluang bagi setiap orang untuk memanfaatkan teknologi secara produktif. Kedua adalah mesin kecerdasan buatan yang dirancang untuk melakukan pekerjaan spesifik untuk membantu tugas-tugas keseharian manusia. Dibidang pendidikan, artificial inteligence membantu pembelajaran secara individual.

"Yang mampu melakukan pencarian informasi dan menyajikannnya dengan cepat, akurat dan interaktif, inilah yang menandai industri 4.0 (four point zero), khususnya dibidang pendidikan," katanya.

Bupati OKU Drs H Kuryana Azis memberikan apreasi kepada ribuan guru. Menurutnya, guru harus dimuliakan karena di tangan para gurulah nasib anak bangsa ini dititipkan. (eni)

===

Penulis: Leni Juwita
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved