Berita Empatlawang

Hingga Oktober 2018, RPHB Empatlawang Berhasil Menangkap 2000 Ekor Babi

Hingga Oktober 2018, Regu Pemburu Hama Babi (RPHB) Empatlawang sudah berhasil memburu 2000 ekor Babi.

Hingga Oktober 2018, RPHB Empatlawang Berhasil Menangkap 2000 Ekor Babi
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Hamdan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Empatalawang. 

SRIPOKU. COM, EMPATLAWANG - Sebanyak 49 regu pemburu hama Babi di Kabupaten Empatlawang dibawah Dinas Pertanian sudah berhasil memburu sekitar 2000 an ekor Babi sepanjang tahun 2018.

"berkat adanya Regu Pemburu Hama Babi (RPHB), sudah berhasil memburu 2000 ekor Babi per Oktober dan masing - masing ekor babi dihargai Rp 50 ribu rupiah," kata Kepala Dinas Pertanian Hamdan, Senin (26/11/2018)

Dikatakannya, teknis dari pemberian insentip tersebut ialah kelompok RPHB yang terdaftar tinggal menyerahkan bukti ke dinas Pertanian yaitu dengan membawa potongan ekor babi.

Aplikasi Antrean Pembuatan Paspor Sulit Diakses, Begini Tanggapan Kepala Imigrasi Palembang

882 Peserta Tes CPNS Kabupaten Banyuasin Dalam Waktu Dekat Ikuti Tes SKB

Untuk saat ini untuk jumlah RPHB di Empatlawang di Kecamatan Lintangkanan ada 6 regu RPHB, Sikapdalam 10 regu, Paiker 7 regu, Ulumusi 3 regu, Pendopobarat 2 regu, Pendopo 7 regu, Muarapinang 6 regu, Tebingtinggi 3 regu, Saling 3 regu, dan Kecamatan Talangpadang ada 2 regu yang terdaftar dan kita masih menghimbau untuk lain bertambah.

Diakui Hamdan, Program RPHB saat ini butuh perbaikan lagi kedepan agar bisa lebih efektif dan bermanfaat peningkatan hasil pertanian di Kabupaten Empatlawang.

Untuk mendukung program pemerintah daerah yang prioritas peningkatan sektor pertanian.

"Progran RPHBB ini akan kita sempurnakan lagi, nanti kita akan fasilitasi terutama untuk alat - alat berburu, agar tujuan memberantas hama babi bisa maksimal sehingga bisa menghidupakan kembali lahan-lahan tidur di fungsikan oleh petani baik untuk menanam jagung, ubi maupun padi tanpa harus menggunakan kandang," kata dia. (cr27)

Penulis: Awijaya
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved