Berita Palembang

HUT PGRI ke-73. Anggota Kunjungi Makam Pahlawan, Motivasi Para Pendidik Terus Berjuang

Sebagai pendidik kami wajib menghargai jasa pahlawan, karena atas darma bakti dan perjuangan mereka yang kami nikmati saat ini," ujarnya.

HUT PGRI ke-73. Anggota Kunjungi Makam Pahlawan, Motivasi Para Pendidik Terus Berjuang
Dok. Humas Pemprov Sumsel
Ketua PGRI Palembang, Ahmad Zulinto bersama anggota PGRI lainnya saat menabur bunga di Makam Pahlawan Ksatria Ksetra Siguntang Palembang, Jumat (23/11/2018) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dalam rangka HUT PGRI yang ke-73, PGRI Sumatera Selatan mengunjungi makam pahlawan untuk memberikan doa terbaik untuk para pejuang kemerdekaan ini.

Kepala PGRI Sumatera Selatan, Ahmad Zulinto, usai melakukan upacara, rabur bunga, dan doa bersama di makam pahlawan, Jumat (23/11) mengatakan kegiatan kunjungan ke makam pahlawan ini dilakukan anggota PGRI sebagai bentuk ucapan terima kasih,.

"Sebagai pendidik kami wajib menghargai jasa pahlawan, karena atas darma bakti dan perjuangan mereka yang kami nikmati saat ini," ujarnya.

Kembali ke Sriwijaya FC, Beto Minta Istirahat Sehari & Mengaku Siap Lepaskan SFC Dari Ancaman

Hal ini juga merupakan motivasi para pendidik, khususnya anggota PGRI Sumsel untuk berjuang dalam dunia pendidikan.

"Kalau beliau yang sudah mendahului kita berkorban untuk kemerdekaan kami akan berjuang kembali bagaimana mengisi kemerdekaan dengan menjadikan anak-anak untuk terus berbakti kepada bangsa dan negara," ujarnya.

Bentuk perjuangan yang akan dilakukan oleh para pendidik ini adalah dengan cara mendidik generasi penerus bangsa sehingga memiliki karakteristik pribadi yang baik, 

Sungai Komering Meluap, Aktivitas Warga Bantaran Sungai Terhenti

"Yang jelas perjuangan PGRI ini banyak, karena PGRI ini sebagai organisasi profesi, perjuangan dan ketenagakerjaan," ujarnya.

Dalam hal perjuangan, bagaimana PGRI memperbaiki karaterik anak sehingga menjadi baik, karena anak- ini adalah generasi penerus, dan dalam melaksanakan tugas pihaknya juga memperjuangan nasib guru.

Liku Lematang Ditutup Total, Pemkot Pagaralam Kebut Sosialisasi & Koordinasi dengan Pemkab Lahat

"Guru honorer ini secara nasional pendapatannya masih jauh dari kata sejahtera, berdasarkan Upah Minimum Guru (UMG) saja hanya Rp 1 juta, artinya organisasi ini terus mendorong pemerintah kabupaten agar bisa gaji guru honorer ini bisa dibayar melalui APBD.

"Ini merupakan kewajiban pemerintah daerah, jangan biarkan guru-guru ini mendapatkan penghasilan sangat rendah ada Rp 150 ribu. Tapi meskipun demikian guru ini masih terus memberikan yang terbaik untuk anak-anak didiknya, karena itulah hakikat seorang guru," ujarnya.

Editor: Siti Olisa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved