SFC Update
Cetak Gol di Gawang Persija, Manuchekhr Dzhalilov Akhiri Puasa Gol 9 Pekan di Sriwijaya FC
Manuchekhr mencetak gol di menit ke-20 dan mengimbangi tuan rumah yang sebelumnya sempat menceploskan bola terlebih dahulu di menit pertama.
Penulis: RM. Resha A.U | Editor: Ahmad Sadam Husen
Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Gelandang Sriwijaya FC Manuchekhr Dzhalilov mengakhiri puasa golnya selama 9 pekan, dilaga tandang kontra Persija Jakarta Sabtu (24/11/2018).
Ia mencetak gol di menit ke-20, mengimbangi tuan rumah yang sebelumnya sempat menceploskan bola terlebih dahulu di menit pertama.
Gol tersebut hasil kolaborasi antara Hambali dan Yogi Rahadian.
Hambali yang mendapat bola di luar kotak penalti memberikan bola kepada Yogi yang langsung melakukan backpass kepada pemain yang akrab disapa Bang Jali ini di depan gawang.
Tanpa pengawalan, ia berhasil mengkonversi sodoran tersebut menjadi angka.
Sriwijaya FC berhasil mengimbangi Macan Kemayoran di menit ke-20 sebelum akhirnya dibalas lagi oleh Ramdani Lestaluhu di menit ke-31.
Sayangnya, akhir pertandingan tersebut tidak manis.
Sriwijaya FC, gagal mendulang poin dan dibungkam di menit-menit akhir dengan skor 3-2.
• Tumbang Oleh Persija, Nur Iskandar Optimis 2 Laga Sisa Sriwijaya FC Harus Sapu Bersih
• Persija Berhasil Kalahkan Sriwijaya FC dengan Skor 3-2, Berikut Klasemen Sementara Pekan ke-32
• Ekspresi Kekecewaan Pemain Sriwijaya FC Pasca Dikalahkan Persija Jakarta, Sampai Ada yang Menangis

Meski tumbang, Pelatih Sriwijaya FC Alfredo Vera, memuji progress yang didapat oleh Bang Jali dan kolega di pertandingan tersebut.
Setidaknya, asa Laskar Wong Kito untuk bertahan di Liga 1 2018 masih terbuka.
“Hari ini kita main bagus di lapangan kita kerja keras, berusaha maklsimal pemain semua untuk bisa mendapat poin kali ini,” ujarnya usai pertandingan.
Padahal, Alfredo melanjutkan, dirinya telah mengantisipasi apa yang menjadi kelebihan dari tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut.
Mulai dari set-piece, bola-bola atas hingga serangan balik.
“Pertandingan sangat seru, kita sempat mendominasi pertandingan. Cuma kita kalah karena kita sudah tau bisa kalah, bola mati, bola tinggi kita sudah antisipasi. Tapi ya seperti itu,” urai Alfredo.