Tiongkok Kirim 7 Kg Sabu, Dijual di Tulungselapan

Bandar narkoba asal Tulung Selapan OKI, Muhammad alias Mamad (34) yang ditangkap Badan Narkotika Nasional Sumsel yang sudah menjalankan bisnis narkoba

Tiongkok Kirim 7 Kg Sabu, Dijual di Tulungselapan
SRIPOKU.COM
BARANG BUKTI- Kepala BNN Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan menunjukan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 7 kg dalam jumpa pers di Kantor BNN Sumsel, Rabu (21/11). 

PALEMBANG - Bandar narkoba asal Tulung Selapan OKI, Muhammad alias Mamad (34) yang ditangkap Badan Narkotika Nasional Sumsel yang sudah menjalankan bisnis narkoba sejak awal tahun 2018 telah memiliki dua rumah dan di rumahnya juga dilengkapi kolam renang.

Pasokan narkoba jenis sabu yang diperoleh Mamad, berasal dari Tiongkok dan dikirim dalam jumlah yang sangat besar melalui jalur darat dan laut. Pengungkapan peredaran jaringan narkoba asal Tulung Selapan OKI ini, cukup lama dilakukan penyelidikan dari pihak BNN Sumsel.

Dari penangkapan tersebut, diamankan tiga tersangka mulai dari bandar sampai kurirnya. Bandar besar yang ada di Tulung Selapan yakni Muhammad alias Mamad (34) warga Jalan Rawasari Timur Kecamatan Cempaka Putih Jakarta Pusat asal Tulung Selapan ditangkap saat akan kabur ke Bangka.

Sedangkan tersangka Ivan Riansyah (35) (kurir) warga Tulung Selapan Ilir Kampung Mangga Dua OKI dan Gandi (35) warga Talang Putri Plaju Palembang ditangkap saat akan mengantarkan narkoba ke OKI berdasarkan perintah dari Mamad. Dari penangkapan ketiganya, BNN Sumsel mengamankan narkoba jenis sabu seberat 7 kg.

Kepala BNN Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan menuturkan, yang ditangkap ini merupakan jaringan narkoba Medan - Tulung Selapan - Palembang. Sabu ini, berasal dari Tiongkok yang dikirim melalui jalur darat dan laut hingga sampai ke Palembang dan dikirim ke Tulang Selapan OKI.

"Dari pengungkapan ini, berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat. Barang bukti sebanyak 7 Kg yang diungkap ini, setidaknya ada 42 ribu jiwa yang terselamatkan," ungkapnya, Rabu (21/11).

Menurut Jhon, penangkapan dilakukan BNN Sumsel pada Jumat (16/11/2018). Dari penyelidikan yang dilakukan, anggota BNN Sumsel menangkap Ivan dan Gandi di Jalan Raya Kabupaten depan Polsek Tulung Selapan uang mengendarai mobil Avanza hitam untuk mengantarkan narkoba.

"Mereka sempat kabur, tetapi berhasil diamankan dan ditemukan narkoba jenis sabu di Dash biar mobil. Sedangkan Mamad, ditangkap di pelabuhan Tanjung Api-api ketika berupaya kabur setelah mengetahui barang miliknya ditangkap," ungkapnya.

Dari pengungkapan ini juga, BNN Sumsel akan melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap Mamad. Hal ini, terungkap setelah interogasi yang dilakukan terhadap Mamad bila dirinya telah memiliki dua rumah besar dan juga mobil dari hasil bisnis narkoba yang telah dijalaninya hampir setahun. (diw)

====

Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved