Berita Palembang

Ketua Gapkindo Sumatera Selatan Sebut Harga Karet Ibarat 'Sudah Jatuh Tertimpa Tangga'

Ketua Gapkindo Sumatera Selatan Sebut Harga Karet Ibarat 'Sudah Jatuh Tertimpa Tangga'.Fraksi PDIP DPRD Sumsel berinisiatif mengundang stakeholder

Ketua Gapkindo Sumatera Selatan  Sebut Harga Karet Ibarat  'Sudah Jatuh Tertimpa Tangga'
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Para peserta FGD berfoto bareng usai focus group discussion (FGD) bertema Menggagas Alternatif Solusi Terkait Kesejahteraan Petani Karet di Sumatera Selatan di ruang F-PDI Perjuangan DPRD Sumsel, Kamis (22/11/2018). 

Ketua Gapkindo Sumatera Selatan  Sebut Harga Karet Ibarat  'Sudah Jatuh Tertimpa Tangga'

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ketua Gapkindo Sumatera Selatan (Sumsel) Alex K Edy menyambut baik inisiatif F-PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Selatan mengumpulkan sejumlah pemangku kepentingan karet.

“Bagus, Fraksi PDIP DPRD Sumsel berinisiatif mengundang stakeholder karet membentuk forum diskusi permasalahan karet. Harga karet ini lah nyampak ketimpo tanggo (sudah jatuh tertimpa tangga), memang terpukul nian (sekali),” kata Alex pada gelaran focus group discussion (FGD) bertema ‘Menggagas Alternatif Solusi Terkait Kesejahteraan Petani Karet di Sumatera Selatan’, di ruang F-PDI Perjuangan DPRD Sumsel, Kamis (22/11/2018).

Baca: Harga Karet Rp 5 Ribu Per Kilogram. Petani : Harga Karet Tidak Seimbang Dengan Harga Kebutuhan Pokok

Baca: Berharap Aspal Karet Dongkrak Harga Karet, Kadisbun Muba: Komitmen Pemerintah untuk Menggunakannya

Baca: Berita OKUT : Harga Karet Anjlok, Petani di OKUT Pindah Haluan Budidaya Ikan Lebih Menguntungkan

Salah seorang petani menjual getah karet kepada pengepul di Kecamatan Tebingtinggi
Salah seorang petani menjual getah karet kepada pengepul di Kecamatan Tebingtinggi (SRIPOKU.COM/AWIJAYA)

Menurutnya kondisi yang ada sebagai akibat dampak harga dunia.

Dengan harga karet hari ini 1,20 Dolar AS/kg dengan kurs Rp14650, maka harga jual karet kering 100 persen sekitar Rp16.500/kg.

Sedangkan kekeringan getah karet petani hanya 50 persen.

Belum lagi pengusaha karet harus mengelurkan ongkos ekspor. Sehingga, di tingkat pabrik harga beli karet petani Rp7000/kg.

Alex menekankan, murahnya harga karet saat ini bukan ditentukan pabrik karet tetapi karena faktor dari luar negeri.

“Beli rugi, pabrik karet sudah Senin-Kamis. Rp8500 beli di petani, rugi 1.000,” kata Alex.

Halaman
1234
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved