Berita Palembang

Dinkes Pemkab Lahat Kekurangan Tenaga Farmasi & Kesehatan Lingkungan

Dinas Kesehatan Pemerintah Kabuaten (Pemkab) Lahat, hingga saat ini masih kekurangan tenaga kesehatan bidang farmasi dan kesehatan lingkungan

Dinkes Pemkab Lahat Kekurangan Tenaga Farmasi & Kesehatan Lingkungan
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Kepala Dinas Kesehatan Lahat, Dr H. Rasyidi Amri, MT MKM, 

Laporan wartawan Sripoku.com Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT --  Dinas Kesehatan Pemerintah Kabuaten (Pemkab) Lahat, hingga saat ini masih kekurangan tenaga kesehatan bidang farmasi dan kesehatan lingkungan.

Kondisi tersebut berdampak pada kurang maksimalnya pelayanan yang diberikan.

Hal tersebut seperti dikatakan Kepala Dinas Kesehatan, dr H Rasyidi Amri, MT MKM melalui Sekretaris Ponco Wibowo SKM Mkes.

Baca: Bobol Rumah Warga, Pria di Musirawas ini Berhasil Diamankan Petugas, 2 Rekannya Masih DPO

Dikatakanya, saat ini jajaran Dinas Kesehatan hanya memiliki 25 orang sanitarian atau tenaga kesehatan lingkungan yang telah berstatus Pegawai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan satu orang Pranata Labkes (Tenaga Farmasi) yang masih berstatus honorer.

"Ya kalau idealnya satu puskesmas satu orang," terangnya, saat dihubungi, Massa Minggu (20/11/2018).

Lebih lanjut ia mengatakan, di Kabupaten Lahat saat ini ada 33 puskesmas.

Baca: Nasib Timnas Indonesia Akan Ditentukan Esok Hari, Berikut Jadwal Pertandingan Grup B

Meskipun telah memiliki fasilitas laboraturium di setiap puskesmas.

Dapat dipastikan, keberadaan tenaga kesehatan tersebut jauh dari kata cukup.

"Kita sangat kurang tenaga kesehatan tersebut, karena memilah tenaga kerja berdasarkan pendidikan. Paling tenaga kerja sukarela diperbantukan untuk pendataan," ujarnya. Seraya mengatakan pihaknya telah mengusulkan, formasi sesuai yang dibutuhkan.

Baca: Dapat Uang Miliaran, Ini Kisah 4 Pemenang Lotre yang Harus Berurusan dengan Hukum Hingga Dipenjara

Sebelum adanya tenaga yang sesuai dengan bidangnya saat ini, pihak Dinkes Lahat terus memaksimalkan tenaga yang telah ada terlebih dahulu.

"Kita maksimalkan yang ada dulu. Dengan peningkatan kapasitas tenaga melalui pelatihan teknis,"ujarnya.

====

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved