6 Perjuangan Baiq Nuril Minta Keadilan Kasus Pelecehan, Fakta Baru hingga Tanggapan Presiden Jokowi

6 Perjuangan Baiq Nuril Minta Keadilan Kasus Pelecehan, Fakta Baru hingga Tanggapan Presiden Jokowi

6 Perjuangan Baiq Nuril Minta Keadilan Kasus Pelecehan, Fakta Baru hingga Tanggapan Presiden Jokowi
regional.kompas.com
Baiq Nuril terancam hukuman penjara 6 bulan dan denda 500 juta 

6 Perjuangan Baiq Nuril Minta Keadilan Kasus Pelecehan, Fakta Baru hingga Tanggapan Presiden Jokowi

SRIPOKU.COM - Baiq Nuril Maknun korban pelecehan Kepala Sekolah kini tengah menjadi sorotan masyarakat.

Tokoh politik hingga para artis pun turut angkat bicara untuk mendukung Nuril.

Sementara itu, kuasa hukum Nuril sudah mengirimkan surat ke Kejaksaan Agung yang berisi menolak eksekusi yang akan dilakukan Kejaksaan Negeri Mataram pada Rabu mendatang.

Disinggung terkait rencana pemanggilan Kejaksaan Negeri Mataram, Nuril hanya terdiam.

Baca: Cerita Lengkap Baiq Nuril Dilecehkan hingga Pernah Diajak ke Hotel oleh Kepsek SMAN 7 Mataram

Baca: 4 Fakta Kasus Baiq Nurul, Korban Pelecehan Seksual oleh Kepala Sekolah Malah Terancam Penjara

Baiq Nuril Maknun korban UU ITE ini adalah juga korban gempa, rumahnya mengalami rusak sedang dan masih was was berasa di rumah hingga kini. (Kompas.com/fitri)
Baiq Nuril Maknun korban UU ITE ini adalah juga korban gempa, rumahnya mengalami rusak sedang dan masih was was berasa di rumah hingga kini. (Kompas.com/fitri) (https://regional.kompas.com/)

Berikut ini sejumlah fakta yang terungkap dalam kasus terpidana kasus UU ITE, Baiq Nuril melansir Kompas.com.

1. Tim kuasa hukum Nuril kirim surat ke Kejaksaan Agung

Tim kuasa hukum dan Baiq Nuril Maknun terpidana kasus UU ITE, mengirimkan surat ke Kejakasaan Agung terkait rencana eksekusi Kejaksaan Negeri Mataram.

Eksekusi rencananya akan dilakukan pada Rabu mendatang.

Nuril dalam surat permohonan penundaan eksekusi, menyatakan keberatan dan menolak upaya pemanggilan untuk eksekusi.

Halaman
1234
Penulis: Fadhila Rahma
Editor: Candra Okta Della
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved