Berita Pagaralam

Kunjungi Pasar Dempo Permai, Ini Pesan Wako untuk Pedagang

kios yang ada dikawasan Pasar Dempo Permai dikuasi oleh sejumlah oknum masyarakat tak bertanggung jawab.

Kunjungi Pasar Dempo Permai, Ini Pesan Wako untuk Pedagang
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni bersama Wakil Walikota Pagaralam, M Fadli saat mengunjungi Pasar Dempo Permai, Senin (19/11/2018) 

Laporan wartawan sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Adanya informasi bahwa sejumlah kios yang ada dikawasan Pasar Dempo Permai dikuasi oleh sejumlah oknum masyarakat tak bertanggung jawab.

Bahkan ada kios yang dijual kepada pedagang membuat Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni mengecek langsung kabar tersebut ke lapangan.

Wako langsung terjun ke Pasar Dempo Permai ditemani oleh Wakil Walikota Muhammad Fadli dan Dinas Perindustrian dan Pendagangan (Diaperindagkop) Kota Pagaralam.

Bahkan Walikota bertanya langsung dengan sejumlah pedagang tentang harga sewa dan siapa tempat para pedagang menyewa kios yang merupakan milik Pemkot Pagaralam tersebut.

Pantauan sripoku.com, Senin (19/11/2018) dari hasil kunjungan Wako dan Wawako tersebut terungkap beberapa informasi bawasannya ada beberapa penyewa kios yang menyewa kios bukan dengan Pemkot Pagaralam namun dengan oknum penyewa kios sebelumnya.

Bahkan parahnya lagi harga sewa yang harus dibayar penyewa kios jauh lebih mahal dari harga yang ditetapkan oleh Pemkot Pagaralam.

Baca: Usai Latihan Rutin, Tim Sriwijaya FC Mendadak Diserbu Anak-anak Penggemar Bola

Baca: Polres OKI Amankan Bapak dan Anak Pemilik Senpi dan Sabu-sabu

Mendapati hal itu, Walikota Pagaralam Alpian Maskoni meminta para penyewa kios untuk tidak lagi menyewa dengan oknum-oknum tersebut namun langsung dengan Pemkot Pagaralam.

"Ternyata informasi yang kita dapat benar, bahwa ada oknum yang mengambil keuntungan dengan menyewakan kios yang mereka sewa ke pedagang lain. Namun harganya lebih tinggi dari harga yang pemkot tetapkan," ujar Wako.

Bahkan pedagang bercerita dengan Wako, bahwa mereka membayar sewa kios tersebut lima kali lipat dari harga Pemkot. Bahkan untuk membayar sewa pertahan kadang pedagang harus meminjam uang dengan Lentenir agar bisa tetap berjualan dikios tersebut.

"Jadi saya tegasnya kepada seluruh pedagang yang ada di Pasar Dempo Permai untuk tidak lagi menyewa kios dari pihak lain selian Pemkot Pagaralam. Kita akan melakukan pendataan ulang dan setelah didata kita akan perbahatui kontraknya. Kita tegasnya kontraknya akan dilakukan antara penyewa kios yang saat ini berdagang dengan Pemkot Pagaralam tidak dengan pemilik sebelumnya," tegasnya.

Parahnya lagi sejumlah pedagang menyebutkan ada beberapa kios yang dijual oknum kepada pedagang. Bahkan harga yang ditawarkan juga sangat tinggi yaitu sekitar Rp70 sampai Rp75 juta perkios yang ukuran paling kecil.

"Ini sudah masuk kerana pidana, yang bersangkutan yang menjual kios akan dikenakan sangsi karena menjual aset milik pemerintah untuk kepentingannya pribadi. Ini nanti bukan rana kita lagi namun sudah rana penegak hukum. Kita hanya akan mendata kios mana saja yang sudah dijual," kata Wako.

Pemkot Pagaralam akan terus melakukan pembenahan agar masyarakat Pagaralam bisa mendapat perlakuan yang adil.(one)

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved