Berita Palembang

HDMY Wajibkan BUMD Sumbang PAD Sebanyak-banyaknya

Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengungkapkan, di bawah kepemimpinan HDMY, BUMD diharapkan dapat menyumbang PAD

HDMY Wajibkan BUMD Sumbang PAD Sebanyak-banyaknya
Dok. Humas Pemprov Sumsel
Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Mawardi Yahya saat rapat bersama PDPDE, Senin (19/11/2018). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengungkapkan, di bawah kepemimpinan HDMY, BUMD diharapkan dapat menyumbang PAD sebesar-besarnya.

Hal itu diungkapkannya saat menerima audiensi Direktur PDPDE beserta rombongan, di ruang rapat Gubernur, Senin (19/11).

"Kami terbuka dengan siapa saja, ini juga akan saya laporkan terlebih dahulu dengan pak Gubernur. Harapan kami, dibawah kepemimpinan HDMY ataupun BUMD dapat berkembang dan menyumbangkan PAD bagi Sumsel sebanyak-banyaknya." ujar Mawardi.

Baca: Pelajar Sumsel Diajak Menulis Surat untuk Herman Deru

Mawardi juga merasa tidak akan cukup membahas ini, karena pembahasan ini sangat menarik dan harus di sikapi dengan hati-hati, agar tidak salah jalan serta merugi di kemudian hari.

Ia juga meminta hal ini dibahas secara khusus dengan menghadirkan pihak-pihak yang terkait agar jelas dan transparan.

"Saya ingin nanti awal Desember kita lakukan pembahasan secara khusus, saya minta disiapkan kembali seluruh bahan-bahannya, dan kita hadirkan semua pihak-pihak yang terkait agar semua transparan." tegasnya.

Baca: Pelatih Alfredo Vera Akui Sering Emosi Saat Tim Sriwijaya FC Kalah

Terkait banyaknya proyek yang akan dikembangkan PDPDE, Mawardi Yahya sangat mendukung apa yang akan mereka garap.

Pada dasarnya Mawardi mengaku akan mendukung segala perusahaan yang dapat membantu PAD Sumsel, bukan malah menjadi beban Pemprov.

Sementara itu, Direktur PDPDE, Arief Kadarsyah memaparkan sejumlah rencana yang akan diambil serta langkah PDPDE untuk melebarkan sayap usaha.

Baca: Siswi SMPN Tewas Tenggelam Saat Mengikuti Hacking Pramuka di Talang Ubi PALI

"Kami sekarang ada 6 usaha yang kami garap, pertama kepemilikan 5% Rimau, kedua perdagangan Gas & CNG, ketiga Bottling LPG & angkutan, keempat solusi energi terbarukan, kelima EPC & Konsultasi, keenam bisnis retail." ujarnya.

Dengan adanya 6 usaha tersebut, Arief sangat yakin akan membantu PAD Sumsel saat ini.

Dari keenam usaha tersebut hanya 5 usaha yang menonjol, sedangkan dalam bidang EPC & Konsultasi yang bekerja sama dengan PD Swarna Dwipa saat ini tidak membuahkan hasil.

Baca: Siswi SMPN Tewas Tenggelam Saat Mengikuti Hacking Pramuka di Talang Ubi PALI

Lebih lanjut Arief menjelaskan akan mengembangkan proyek baru yang sangat berpotensi kedepannya.

Tetapi hal ini juga harus diiringi dengan dukungan pemerintah.

"Dalam Rencana Kerja Tahun 2019 kami akan mengembangkan proyek baru diantaranya adalah proyek penambangan bahan galian Tras "Blok Bendi" di OKU Selatan, proyek pengembangan pasar lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di SumBagSel dan Bangka Belitung, proyek pengembangan pembangkit PLTS 10 MW di Pulau Bangka, proyek pembangkit PLTM 1,2 MW di OKU Induk, serta proyek pembangunan jaringan pipa gas dari Palembang ke Tanjung Api-Api dan Pulau Bangka." lanjutnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved