Berita Lubuklinggau

Berita Lubuklinggau: Antisipasi Tindak Kriminalitas, Kapolres Lubuklinggau Bentuk Tim Rajawali

Antisipasi Tindak Kriminalitas, Kapolres Lubuklinggau Bentuk Tim Rajawali. Rajawali merupakan singkatan dari Rame-rame Jaga Linggau

Berita Lubuklinggau: Antisipasi Tindak Kriminalitas, Kapolres Lubuklinggau Bentuk Tim Rajawali
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Antisipasi tindak kriminal, Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono membentuk tim Rajawali yang ditugaskan patroli mobile ke penjuru kota. Tim Rajawali dilaunching oleh kapolres di Mapolres Lubuklinggau, Senin (19/11/2018). 

Berita Lubuklinggau: Antisipasi Tindak Kriminalitas, Kapolres Lubuklinggau Bentuk Tim Rajawali

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Gebrakan dilakukan Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono. Untuk mengantisipasi tindak kriminalitas perkotaan, pihaknya membentuk Tim Rajawali.

Tim khusus Rajawali ini dilaunching usai giat apel pagi yang dipimpin langsung Kapolres dan diikuti oleh seluruh personil di Mapolres Lubuklinggau, Senin (19/11/2018).

Baca: Kapolres Lubuklinggau: Takkan Tolerir Kejahatan Jalanan dan Narkoba

Baca: H Surip Wakafkan Tanah 647 M2 dan Uang Rp50 Juta untuk Pembangunan Masjid di Batu Urip Lubuklinggau

Baca: Pulang dari Tempat Karaoke, Pria Asal Musirawas Ini Tewas di Rumah Pacarnya di Lubuklinggau

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono mengatakan, Tim Rajawali ini dibentuk sebagai implementasi Unit Reaksi Cepat (URC), yang merupakan salah satu program kapolres, untuk melengkapi tim patroli yang selama ini sudah ada.

Dikatakan, nama Rajawali diambil untuk nama tim tersebut, merupakan singkatan dari Rame-rame Jaga Linggau.

Selain itu, menurut AKBP Dwi Hartono, Rajawali sendiri secara filosofis melambangkan kecekatan dan ketangguhan.

"Secara filosofis, Rajawali itu cekatan. Jadi diharapkan, tim ini cekatan dalam menanggapi persoalan di Kota Lubuklinggau. Khususnya mengantisipasi tindak kriminalitas dengan patroli ketempat rawan di pelosok-pelosok dan pada jam-jam rawan serta tanggap atas laporan warga masyarakat," papar AKBP Dwi Hartono.

Baca: Isak Tangis Sambut Jenazah Rapi Korban Lion Air JT610 di Linggau

Baca: Muhammad Rapi Andrian, Warga Kota Lubuklinggau Penumpang Lion Air JT 610 Berhasil Diidentifikasi

Baca: Peluang Putra Putri Lubuklinggau Lulus Tes CPNS Tahun 2018 ini Capai 80 Persen. Ini Penyebabnya

Diharapkan pula, dengan terbentuknya Tim Rajawali ini, tingkat kriminalitas di Kota Lubuklinggau menjadi zero.

"Meskipun tim Rajawali ini kita bentuk, namun selain Tim URC Rajawali tersebut, seluruh personil Polres Lubuklinggau tetap mendukukung tugas kepolisian lainnya," tegas AKBP Dwi Hartono.

Sementara itu, tim Rajawali ini beranggotakan Personil Satsabhara Polres Lubuklinggau dibawah pimpinan Kasat Sabhara AKP M Ali.

Tim Rajawali ini berjumlahkan 18 personel yang dibagi dalam tiga regu dimana masing-masing regu berjumlah enam orang.

Tim ini ditugaskan patroli mengendarai sepeda motor trail berkeliling ke penjuru Kota Lubuklinggau.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved