Berita Banyuasin

Waspada Penyakit DBD di Musim Penghujan, Warga Minta Bantuan Pemerintah Cegah Perembangbiakan Nyamuk

Memasuki musim hujan yang melanda wilayah Kabupaten Banyuasin, dikhawatirkan penderita penyakit demam berdarah dengue

Waspada Penyakit DBD di Musim Penghujan, Warga Minta Bantuan Pemerintah Cegah Perembangbiakan Nyamuk
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Tempat sampah yang menjadi salah satu tempat bersarang nyamuk, Minggu (18/11/2018). 

Laporan wartawan, Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA -- Memasuki musim hujan yang melanda wilayah Kabupaten Banyuasin, dikhawatirkan penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Banyuasin bermunculan.

Mengingat pada musim penghujan perkembang biakan nyamuk sangat produktif dibandingkan ketika musim kemarau, apalagi bagi penduduk yang bermukim padat seperti diwilayah Banyuasin III, Talang Kelapa dan Betung serta wilayah perairan lainya.

Hal itu dikatakan anggota DPRD Banyuasin Saharudin menghadapi musim hujan sekarang ini, sebaiknya warga waspada dampak yang ditimbulkan penyakit DBD terutama bagi anak-anak saat sedang berada di rumah.

Baca: Raih Juara Umum di Porkot Palembang 2018, Kecamatan Alang-Alang Lebar Singkirkan Jawara Porkot 2014

"Ya, kita ingatkan warga untuk waspada akan serangan nyamuk menyebabkan penyakit DBD yang sewaktu-waktu bisa mengancam kesehatan," ujar Saharudin, Minggu (18/11/2018).

Politisi PPP ini mengimbau supaya warga untuk menjaga lingkungan disekitar tempat tinggalnya agar tetap bersih dan sehat. Mengingat, perkembangan biakan nyamuk tergantung dari kondisi lingkungan yang kotor dan banyak sampah sebagai tempat bersarang nyamuk.

Baca: Jalan Penghubung Dua Desa di Ogan Ilir Rusak Parah

"Kemudian perlu diperhatikan lagi ketika lagi lengah disaat tidur, sebaiknya mengunakan kelambu dan obat nyamuk supaya terhindar dari gigitan nyamuk yang berbahaya," ujarnya

Dia berharap agar Dinas Kesehatan Banyuasin lebih aktif dalam mengajak masyarakat untuk sadar dalam melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), guna mengatasi perkembangan biakan nyamuk terlebih rumah-rumah warga.

Baca: Ombudsman Soroti Rendahnya Peserta CPNS yang Lolos

"Karena nyamuk ini tidak dapat dihindari akan tetapi lebih kepada pencegahannya.
Upaya untuk mengatasi jentik-jentik nyamuk ini, selain melakukan 3 M yakni Menguras, Menutup dan Mengubur," tuturnya.

Terpisah, warga yang tinggal diwilayah Kota Pangkalan Balai mengeluhkan banyak nyamuk yang masuk kerumah-rumah, dikhawatirkan penyakit DBD yang tentu membahayakan keberlangsungan hidup.

"Saya berharap ada upaya dari Pemkab Banyuasin untuk mengatasi serangan nyamuk yang berbahaya bagi orang-orang," ujar Yuni warga Kelurahan Kayuara Kuning.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved