Berita Banyuasin

Bupati Banyuasin Curhat ke Menhub, Minta Pembangunan Dua Dermaga di Srimenanti Dipercepat

Dalam kunjungan kerja Dialog Nasional ke-33 "Indonesia Maju" Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi berkunjung ke Bumi

Bupati Banyuasin Curhat ke Menhub, Minta Pembangunan Dua Dermaga di Srimenanti Dipercepat
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Menteri Perhubungan RI kemeja putih tengah Budi Karya Sumadi bersama Gubernur Sumsel Herman Deru kanan dan Bupati Banyuasin H Askolani SH., MH, Sabtu (18/11/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Alan Nopriasnyah

SRIPOKU. COM, BANYUASIN -- Dalam kunjungan kerja Dialog Nasional ke-33 "Indonesia Maju" Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi berkunjung ke Bumi Sedulang Setudung Kabupaten Banyuasin Bupati harapkan transportasi dapat teratasi secepatnya, Sabtu (17/11/2018).

Kunjungan dengan mengunakan kendaraan lewat jalur udara helikopter kedatangan Menteri yang didampingi Gubernur Sumsel H Herman Deru yang disambut Kepala Daerah Bupati Banyuasin Askolani, SH MH bersama Wabup H Slamet SH, Damdim 0430 Letkol Arh Alpian dan Wakil Ketua DPRD Banyuasin Heriyadi HM Yusup SP.

Sebelum membuka acara Dialog Nasional ke-33 “Indonesia Maju” di Gedung Sedulang Setudung, Menhub dan Gubernur istirahat di Guest House Rumah Dinas Bupati Banyuasin.

Baca: Pertamini di OKU Timur Menjamur, DPMPTSP OKUT Bidik Potensi Baru Pendapatan Asli Daerah

Di depan Menhub, Bupati H Askolani menyampaikan kawasan topografi Kabupaten Banyuasin yang sebagian besar terdiri dari perairan yang berbanding mencapai 80 persen dan sisanya hanya 20 persen terdiri dari daratan.

Disampaikannya kondisi ini demikian memiliki kendala terhadap transportasi menuju wilayah perairan.

Bahwa selama ini transportasi kabupaten yang dibangun pemerintah belum bisa menjangkau semua daerah hanya dengan mengandalkan angkutan tradisional seperti speedboat, ketek, jukung dan tongkang.

Baca: Ombudsman Soroti Rendahnya Peserta CPNS yang Lolos

“Saya selaku kepala daerah yang baru dilantik bersama Pakde Slamet bertekad untuk menyelesaikan infrastruktur jalan selama periode 5 tahun ini dan tentunya juga minta bantuan dukungan dana dari Bapak Gubernur dan Kementerian PUPR, karena besarnya dana yang dibutuhkan untuk membangun jalan dan jembatan,” katanya.

Diketahui saat sejumlah wilayah yang sangat memprihatinkan seperti jalan trans Pulau Rimau, Air Sugihan, Tungkal Ilir yang sulit dijangkau angkutan umum.

Maka dari itu untuk mencapai daerah-daerah delta yang belum terhubung dengan jalan raya mengharapkan bantuan Menteri Perhubungan untuk menyediakan prasarana dan sarana angkutan sungai dermaga dan kapal.

Baca: Jalan Rusak Parah, Warga OKUT Pilih Tidak Keluar Rumah Saat Musim Hujan

Halaman
12
Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved