Buya Menjawab

Sholat Orang yang Bersusuk

Apakah sah sholatnya baik laki-laki maupun perempuan yang di dalam tubuhnya banyak memasang susuk pemikat?

Sholat Orang yang Bersusuk
gaulfresh
Ilustrasi - Sholat. 

Assalamualaikum.Wr.wb.
USTADZ, apakah sah sholatnya baik laki-laki maupun perempuan yang di dalam tubuhnya banyak memasang susuk pemikat? Apakah hukumnya apabila sampai meninggal dunia tidak dibuang? Terima kasih atas jawabannya.
0813 7310xxxx

Jawab:
Wassalamualaikum.Wr.Wb.
ADA hadits nabi Muhammad SAW. Riwayat Bukhari dan enam imam hadits dari Ibnu Masuddan nilai haditsnya shahih.

Artinya: "Allah mengutuk para wanita tukang tato, yang meminta di tato, yang menghilangkan bulu mukanya, dan wanita yang memotong (pangur) giginya; yang semuanya itu dikerjakan dengan maksud untuk kecantikan dengan mengubah ciptaan Allah. "(Al-Suyuti, al-jami' al shoghir, Vol.II., Mustofa al-Babi al-Halabi WaAuladuh, 1954, hlm. 124)

Memasang susuk, dengan memasukkan emas ke dalam tubuh, bagi laki-laki emas diharamkan memakainya, bagi perempuan dibolehkan memakai perhiasan emas, akan tetapi dengan memasang susuk, memasukkannya ke dalam tubuh dengan niat ingin dipandang cantik, (dan yang memasukkannya seseorang yang memiliki keahlian ilmu hitam (yang dikendalikan) oleh iblis (syaithon) haram hukumnya.

Sebelum meninggal dunia hendaklah bertaubat dan dikeluarkan kembali emas yang ditanamkan ke dalam tubuhnya.

Mengenai sholatnya, jika syarat sah dan rukun-rukunnya dilakukan dengan sempurna, sah sholatnya, akan tetapi apakah sholatnya itu bermakna dan berfungsi; "TANHAA 'ANIL FAKHSYAA' WAL MUNKAR"

Artinya: apakah sholatnya dapat mencegahnya dari perbuatan keji dan munkar, dan apakah sholatnya diterima Allah SWT? Menurut hadits Rasulullah SAW. Yang disampaikan beliau kepada Mu'az bin Jabal, "Wahai Mu'az, sebelum Allah menciptakan tujuh lapis langit dan bumi, Allah SWT. menciptakan tujuh Malaikat untuk menjaga pintu-pintu langit; Ketika amal ibadah hamba Allah ini akan dilaporkan kehadirat Allah SWT.

Dihalangi oleh Malaikat-malaikat penjaga pintu langit itu karena amal ibadahnya di iringi dengan sifat-sifat: 1. Giba 2. Bermegah-mega 3. Takabbur 4. Ujub 5. Hasad 6. Kejam (tidak kasihan dengan penderitaan orang) dan 7. Ingin popularitas. "Apabila ada salah satu saja dari sifat-sifat yang tujuh macam tersebut ada pada diri seseorang, maka amal ibadahnya tidak sampai ke hadapan Allah SWT.

Orang yang memasang susuk niatnya ingin popularitas dengan kecantikannya dan ujub (merasa bangga dan kagum terhadap dirinya sendiri) disebabkan telah memasang susuk.

Berdasarkan hadits yang disampaikan kepada Mu'az bin Jabal tersebut di atas, maka sia-sialah amal ibadahnya, maka hindarilah perbuatan-perbuatan yang diharamkan oleh Allah SWT. Dan sifat-sifat yang tujuh macam tersebut supaya amal ibadah kita bermakna. ()

Keterangan:
Konsultasi agama ini diasuh oleh Buya Drs H Syarifuddin Yakub MHI.
Jika Anda punya pertanyaan silahakan kirim ke Sriwijaya Post, dengan alamat Graha Tribun, jalan Alamasyah Ratu Prawira Negara No 120 Palembang. Faks: 447071, SMS ke 0811710188, email: sriwijayapost@yahoo.com atau facebook: sriwijayapost

Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved