Berita Palembang

11 Hari Operasi Zebra, 2300 Kendaraan Terjaring Razia

Selama 11 hari operasi zebra 2018, Satuan Lantas Polresta Palembang berhasil menertibkan 2300 Pelanggar lalu lintas

11 Hari Operasi Zebra, 2300 Kendaraan Terjaring Razia
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Arif Harsono. 11 Hari Ops Zebra, Terhitung Sudah 2300 Pelanggar Lalu Lintas. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Selama 11 hari operasi zebra 2018, Satuan Lantas Polresta Palembang berhasil menertibkan 2300 Pelanggar lalu lintas, baik pengendara roda dua maupun roda empat.

Hal ini diungkap langsung Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Arif Harsono.

Ia mengatakan, dari 2300 Pelanggar lalu lintas itu, yang menonjol adalah pelanggar pengendara roda dua (motor).

Baca: Hasil Pertandingan Semifinal Piala AFF Futsal 2018, DIkalahkan Thailand Indonesia Gagal ke Final

"Pelanggarnya mulai dari tidak memakai helm, berboncengan tiga orang, melawan arus lalu lintas dan kendaraan tak dilengkapi surat," ungkap Arif yang didampingi Kanit Regident, Iptu Merry Agustina, Jumat (9/11), ketika ditemui.

Arif menuturkan, operasi Zebra yang digelar selama 14 hari ini dan tinggal 3 hari lag, diharap pengendara roda dua R2 dan roda empat (R4), tidak melanggar tertiban berlalu lintas.

Baca: Mukbang Angkringan Mang Pen Jajanan Melegenda di Palembang

"Patuhi aturan lalu lintas yang ada, seperti pengendara R2, guna helm, bawa lengkap surat
kendaran sim, STNK, tak boleh berbonceng tiga dan jangan melawan arah
karena bisa terjadi kecelakan," tegasnya.

Lanjutnya, operasi Zebra ini sendiri digelar dengan tujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, meningkatkan keselamatan dijalan dan menekan korban kecelakaan,.

"Agar selamat, tak kecelakan dan tidak menjadi korban kecelakaan, patuhilah aturan lalu lintas," katanya.

Baca: Soal Kasus Sopir Taksol Hilang, Petugas Ungkap Perkembangan Terbaru hingga Ganti Kasubdit Jatanras

Selain itu, Kasat Lantas Polresta Palembang menuturkan, anggota bukan hanya menetirbakn pelanggar-pelenggar saat operasi Zebra ini digelar di jalan.

Namun jika didapati adanya gerak-gerik pengendara mencurigakan tentu langsung ditindaklanjuti.

"Contohnya seperti kemarin, anggota kita melakukan penindakan pada pengendra R2 yang mencurigakan. Ketika berhasil distop, ternyata benar pengendar itu membawa Air gun dan sajam. Apapu yang kita dapati
dilapangan tentu langsung kita tindaklanjuti," ungkapnya.

Baca: Berita Palembang: Diskon Beragam Produk Rumah Tangga, Hypermart Cuci Gudang Akhir Tahun

Ditambahkannya, ia menghimbau kepada seluruh masyarakat, khusus masyarakat Palembang, untuk tertib lalu lintas, bukan hanya pada saat operasi Zebra ini saja digelar. Tetapi pada saat diluar operasi zebra.

"Karena dengan tertib lalu lintas, tertib dijalan, santun dijalan, insya Allah keselamatan diri sendiri dan orang lain akan terjamin," harapnya.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved