Berita Palembang

Masyarakat Kesulitan Mendapatkan Gas Elpiji Tiga Kilogram

Kelangkaan gas melon itu membuat masyarakat kesusahan untuk beraktifitas rumah tangga maupun berjualan.

Masyarakat Kesulitan Mendapatkan Gas Elpiji Tiga Kilogram
SRIPOKU.COM/WAHYU KURNIAWAN
Gas tiga kilogram mengalami kelangkaan sejak beberapa hari terakhir, Kamis (8/11). 

Lanjutnya lagi, stok gas ukuran kecil sudah habis beberapa hari ini.

Baca: Cemas Disuruh Berhenti Oleh Petugas Kepolisian, Orangtua di OKI Ini Malah Dapat Helm Gratis

Karena itu, ia menjual elpiji ukuran 20 kilogram dengan harga yang cukup tinggi. Mau tidak mau inilah yang ada dan bagaimana lagi kita tidak punya kekuatan untuk memaksa pihak bersangkutan.

"Kami masih ada stok gas tabung ukuran 20 kilogram dengan harga Rp 170 ribu per tabung atau naik dari harga normal yang biasanya dijual antara Rp 140 ribu hingga Rp 150 ribu per tabung," ujarnya.

Sementara itu, Ika seorang ibu rumah tangga mengungkapkan kelangkaan gas membuat dirinya bingung kenapa bisa terjadi dan harus membeli gas ditempat yang cukup jauh dan selisih harga Rp tiga ribu.

Baca: Toyota Fortuner Hangus Terbakar di Ogan Ilir, Begini Kronologis Detik-detik Percikan Api Berasal

“Masak jadi susah, untung nya masih ada yg jual gas walau harga nya sedikit lebih mahal,” ujarnya.

“Kita binggung mau masak pakai apalagi kalau nanti sudah tidak ada lagi gas melon, mau pakai gas 20 kilo kan harganya mahal,” Katanya.

Ditempat yang berbeda, pihak Pertamina saat dimintai keterangan engan menjawab perihal kelangkaan gas elpiji tiga kilogram. 

“Nanti akan di infokan,” Jelas Siti Rachmi Indahsari selaku Communication & Relations Pertamina MOR III Sumbagsel.

Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved